Tentang Jadi Presenter Sport

Berhubung motoGP lagi libur, kali ini gue mau bikin postingan tentang beberapa pertanyaan yang sering kali diajukan ke gue, baik oleh teman atau penonton yang kebetulan ketemu. Kalau kalian masih ada pertanyaan yang mungkin belum gue tulis, tulis komen aja nanti akan gue jawab.

Sejak kapan jadi presenter sport? awalnya acara apa? 

Sebetulnya dulu gue pernah jadi presenter beberapa acara, mulai dari musik, reality show,Tantangan di Indosiar juga pernah. Di Tahun 2002 an gitu ditawarin jadi host quiz kualifikasi EURO di TransTV. Siaran jam 2 pagi juga gue jabanin lah, maklum..masih kejar jam terbang siaran di TV. Mulai dari situ ditawarin jd host SPORTIVO di Trans7. Awalnya konsistensi jd presenter sport dari sini. 

Kenapa sport? kenapa gak semua acara dibawain? Kenapa gak bawain acara infotainment? 

Gue memang suka sport. Liat gimana perjuangan atlit saat latihan sampai dia berlaga tuh punya keasikan tersendiri buat gue. Gue merasa semangat tiap ngomongin olahraga. Mungkin itu yang  dibilang Passionate kali ya. Bukan berarti gue gak pernah coba bawain acara lain loh, pernah kok casting utk sebuah acara infotainment. Tapi sebelum mulai casting gue  baru baca script nya aja udah gak pengen. How I can be a good host if I’m not enjoying the topic? Jadi ya udah gak mau memaksakan diri. Buat gue yang penting bukan masalah “yang penting dibayar” tapi gue merasa akan jd host yang baik kalau gue beneran suka dan tertarik dengan apa yang gue bawakan. 

Momen paling memorable jadi presenter Sport? 

Pas dipercaya untuk jadi host perdana SPORT7 di TV7. Bangga banget sih, karena produser2nya memberi kebebasan utk gue membawakan acara. Di acara itu gue belajar utk tidak bergantung pada script, soalnya gak jarang kita mesti on air & materinya kejar2an karena pertandingan baru selesai jam 5 pagi. Siarannya jam 6, jd gak sempet bikin script. Gue paling dibrief hasil skor berapa, siapa aja yg gol-in & suruh improvisasi sendiri. 


Pernah juga jadi host Galeri Sepakbola Indonesia. Nah ini seru nih, kita beberapa kali taping host di Senayan & agak nyolong2 shootingnya. Jd karena kucing2an sama security, jd shooting mesti cepet dan gue gak boleh banyak salah. Harus “one take OK” istilahnya. Lagi2 pengalaman ini bikin gue makin matang jd presenter & makin sadar kalo jd presenter gak bisa mengandalkan penampilan semata. 

Momen memorable yang PASTI gak akan mungkin gue lupakan : meliput langsung #AustralianGP di Phillip Island. Gimana gak seneng? Gue bisa belajar langsung de jurnalis2 internasional di sana & ketemu rider2 motoGP idolaaaa. LAF! 

Dari kecil selalu PD gak sih? 

Justru enggak. Kalo bakat cerewet memang sejak SD udh keliatan, karena gue selalu ditegur guru gara2 ngomong melulu di kelas. Tapi pas SMP gue sebenernya agak minder sih, baru kemudian pas SMA gue meletek & jd gak malu2 lagi. Malah cenderung gak tau malu. 

Ada pengalaman yang bikin sedih atau kesal pas jadi presenter? 

Ada banget. Kadang2 komentar penonton ada yang bikin down banget. Waktu itu setelah melahirkan putri pertama gue, bobot badan memang melar banget. Naik 25 kg bro! Udah kaya buntelan emang sih. Waktu itu produser utk minta gue siaran, dia yakin penonton gak akan kenapa2 lah meski gue membesar. Ternyata ada beberapa komen miring yang ngatain gue gendut lah, jelek banget lah.. pokoknya momen itu sempet bikin gue krisis PD juga lah. Karena sempat ada yang bilang : mestinya host sport itu muda & seksi. Down banget. Kadang penonton komentar itu memang gak sadar kalau komennya itu bisa sangat menyakiti dan dalam efeknya. Tapi ya gue sadar gak boleh lama2 sedih. 


Setelah itu gue diet, dan berhasil kembali siaran lagi. Tapi dalam hati gue ingin membuktikan sesuatu. Bahwa penonton sport di Indonesia itu sebetulnya gak cukup dipuaskan matanya dgn melihat host yang muda & seksi, tp mereka perlu host yang bisa memberikan informasi, bisa menjadi jembatan mereka utk mendapat informasi dari narasumber & yang terpenting perlu host yang bisa menjadi teman. Makanya gue waktu itu pengen sekali jadi presenter sport yang mengandalkan pengetahuan dan teknik presenting yang baik, karena gue sadar banget kalau gue cuma mengandalkan penampilan fisik pasti akan kalah & jelas gak akan bisa bertahan lama. Host muda yang seksi akan selalu ada, lah umur gue nambah terus. Jadi yang gue lakukan adalah terus menambah skill presenting & belajar terus soal dunia olahraga. Karena itu modalnya kalau mau bertahan lama jadi presenter olahraga.

Ternyataaaaa… terbukti! 

Saat gue hamil anak kedua, gue tetap siaran motogp bahkan sampai kehamilan masuk usia 9 bulan. Alhamdulillah penonton motoGP menerima dengan baik & gak ada satupun komen yang bikin gue sedih. 

Apa yang paling dihindari saat jadi presenter sport? 

Pakai baju yang terbuka. Gue dari dulu lumayan cerewet soal baju yang dipakai saat siaran. Selain memang gak pernah nyaman kalo pake baju yg terlalu terbuka, Gue gak mau kesan yang lekat dr penonton adalah penampilan fisik gue. Balik ke jawaban gue di atas, kalo fisik aja… orang gampang lupa begitu liat yang lbh muda & lbh seksi. Manusia kan pasti tambah tua, jd gue pengennya punya ‘senjata’ yang tak lekang oleh waktu… yaitu..presenting skill yang baik & terus diasah. 

Dipikir2 gue udah lama banget jd presenter sport. Lebih dari 10 tahun lah pastinya. Dan sampai sekarang gue malah makin mencintai pekerjaan gue ini. Karena rasanya memang gak seperti kerja, rasanya seperti main-main aja tapi gue menghasilkan uang dari melakukan ini. Apresiasi setinggi-tingginya untuk semua produser, talent dan semua yang di TV yang mempercayakan gue menjadi host. Apresiasi juga untuk para penonton yang membuktikan bahwa kalian tuh sangat kritis dan pinter. Perlu lebih dari sekedar fisik cantik utk bisa memenangkan hati kalian. Terima kasih banyak utk dukungan kalian ya.

Alhamdulillah

Sebelumnya terima kasih untuk kalian yang sudah menyempatkan diri membaca postingan gue tentang klarifikasi kasus tiramisu. Terima kasih juga untuk kalian semua yang turut membantu menyebarkan link blog gue ini.

Gue memutuskan untuk menulis semuanya selengkap mungkin, supaya semua bisa membaca keseluruhan kejadiannya dengan lengkap. Karena sepengetahuan gue belum ada media yang menuliskan kelanjutan kasus ini, bagaimana tanggapan terbaru dari mbak Lala dan keluarganya.

Ada kabar baik lainnya nih dari kasus tersebut.  Tadi pagi Afit didampingi oleh manajemen Holycow! STEAKHOUSE By Chef Afit plus manajemen MISU akhirnya bertemu langsung dengan mbak Lala, mas Angga dan putranya. Iya…merekalah keluarga yang terdampak kasus tiramisu itu. Kita senang sekali mbak Lala sekeluarga bersedia datang dan bertemu. Pembicaraan berlangsung hangat dan menyenangkan. Tapi yang terpenting adalah, baik mbak Lala sekeluarga maupun kita, setuju bahwa kasus ini sudah selesai. Kita lega banget melihat senyum mbak Lala sekeluarga.

Kasus ini memang sangat besar. Selama 6 tahun menjalankan usaha, inilah ketakutan terbesar kita & ternyata mengalami juga. Tapi Allah SWT memang maha baik & selalu memberikan jalan terbaik dalam keadaan sesulit apapun. Yang membuat masalah ini cepat reda, faktor terbesarnya adalah kebesaran hati mbak Lala dan keluarga sih. Sejak awal beliau bersedia menjalin komunikasi yang baik dengan kita

Semoga silaturahim ini bisa terus terjalin dengan baik ya. Terima kasih 🙂

Honesty is The Best Policy

Honesty is (always) the best policy

 

Mungkin udah banyak (banget) yang tau, mungkin juga belum. Iya, itu loh soal kejadian tiramisu di Holycow! 2 hari lalu.

Kemarin seharian gue memantau gimana reaksi dunia social media akan hal ini. You guessed it, it went very very viral. Gak cuma di socmed, bahkan di media pun semua juga menuliskan berita ini. Ada yang akurat & berimbang, tapi yang menuliskan berita tanpa cari konfirmasi lebih dulu juga gak sedikit. Salah satu yang menurut gue beritanya berimbang adalah detik.com , karena menuliskan juga bagaimana dari sisi konsumen yang terdampak.

Jadi gimana sih cerita sebenarnya? Bener kejadiannya?

I’ll save you the trouble to google guys…I’ll give you the truth…

Tanggal 19 Mei 2016 malam, Afit dikirimkan screen capture posting path dari konsumen tersebut. Kita langsung cari konfirmasi sekaligus nomer telpon konsumennya. Setelah dapat, Afit sendiri yang langsung telpon beliau untuk mendengar langsung ceritanya dan minta maaf & menyatakan akan bertanggung jawab sepenuhnya. Sesudah itu, Afit dan gue berdiskusi tentang langkah apa yang akan kita ambil menghadapi ini. Hasilnya : Kita akan bersikap jujur ke publik & langsung mengakhiri kontrak dengan MISU malam itu juga. Karena tiramisu itu memang tidak dibuat oleh Holycow! jadi semua proses produksi terjadi di dapur MISU. Kurang lebih 1 jam setelah kejadian, pihak Holycow! langsung merilis pernyataan.

Besok paginya, lanjut sampai sore…beritanya semakin meluas. Tidak hanya di Path, twitter tapi juga sudah merambah media online. Benar-benar tidak terbendung. Musibah ini tentu jadi bahan perbincangan yang menarik utk semua orang & jadi peluru untuk pihak tertentu. Gue akui..sangat amat gak mudah untuk tetap tenang membaca semua berita dan tanggapan orang-orang. Malu, mau nangis, marah, kesel…semuanya datang bersamaan. Tapi harus tetap tenang. Menarik memang mengamati apa isi kepala orang tentang kasus ini. Ada yang nyukurin, ngetawain, yang mendukung, memaklumi..sampai ada yang punya teori tentang bagaimana seharusnya kita menangani krisis ini. Ada yang bilang : urusan sama vendor sih internal aja, konsumen gak perlu tau. Hmmm…

Sejak kita membangun usaha ini 6 tahun yang lalu, kejujuran selalu menjadi dasarnya. Awalnya kita cuma punya modal kecil, ya kita bikinnya warung. Bukan dibikin mewah supaya terlihat wah pdhal modalnya ngepas.

Ketika kita harus pecah kongsi pun, kita memilih untuk mengatakan yang sebenarnya ke konsumen. Bahwa terjadi pemisahan & konsumen akan dihadapkan dengan 2 nama brand yang mirip (tapi gak sama lho…heheh..TETEUP!). Kita memilih untuk menginformasikan konsumen sejelas mungkin dengan jujur dan sesuai fakta, tidak ada yang dikurangi atau dimodifikasi.

Demikian pula ketika kasus tiramisu ini merebak. Rasa malu tentu menggoda kita untuk memilih jalan lain selain mengatakan yang sebenarnya. Di-spin ceritanya, atau cari loop hole? Tapi setelah kita pikirkan lagi, kenapa gak jujur aja sik? Kita harus bilang apa yang sebenarnya ke publik, termasuk langkah kita ke MISU pun sebaiknya juga dijelaskan ke publik. Meski menurut sebagian langkah ini dibilang naif, gak seharusnya konsumen tau atau bahkan lebay… tapi menurut kita justru KONSUMEN HARUS TAU!

Denying it won’t make it go away. Tell the truth no matter how hard it is.

Karena kadang kebenaran itu memang bukan sesuatu yang manis, kadang jalannya berat untuk dilewati. Tapi dari yang sudah kita alami, seberat dan sepahit apapun itu, kejujuran selalu membuat hati kita ringan.. jadi seberat apapun pasti kita mampu menjalaninya.

Terima kasih banyak untuk kalian semua yang telah memberikan dukungan. Terima kasih juga untuk yang sudah obyektif dan kritis terhadap berbagai berita yang muncul. Untuk yang bernada negatif pun kita juga mengucapkan terima kasih, karena apapun  yang dikatakan bisa menjadi cermin untuk kami mengoreksi diri. Seberat apapun musibah yang dialami, gue percaya pasti akan lebih banyak berkah yang bisa kita syukuri.

Apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk mbak Lala, konsumen yang telah mengalami kejadian yang tidak menyenangkan ini. Beliau sangat koperatif sehingga memudahkan kita menangani masalah ini.  Terima kasih atas kebesaran hati membuka pintu maaf utk Holycow! 

Kejujuran tidak selalu mudah jalannya, tapi pasti akan berbuah manis.


*pic courtesy mbak Lala*  

#PestaPendidikan

Mungkin beberapa kali kalian liat hashtag #PestaPendidikan di account twitter gue atau kalian malah udah follow @Pekan2016 ?

Di postingan ini gue akan cerita sedikit tentang #PestaPendidikan . Harapannya kalianpun bisa ikut memberikan kontribusi juga.

Jadi awalnya gue kecemplung di sini adalah karena Ibu Najeela Shihab. Beliau mengumpulkan beberapa orang dan komunitas untuk sama-sama membuat #PestaPendidikan . Ini adalah sebuah gerakan partisipasi di bidang pendidikan yang diinisiasi oleh masyarakat sipil secara sukarela. Kita ingin sekali mengajak banyak orang dari beragam latar belakang profesi & industri. Intinya ingin merangkul semua pihak.

Ada beberapa komunitas penggagas Pesta Pendidikan ini : IniBudi, Kampus Guru Cikal, Keluarga Kita, Living Qur’an, PSPK dan Youth Manual.
Gak cuma komunitas yang gue sebutkan tadi,tapi banyak juga perorangan yang ikut mendukung acara ini. Orang-orang ini datang dari beragam profesi berbeda : atlet, fashion designer, jurnalis, musisi, pembuat film, pelari dan banyak lagi. Semua bisa memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuannya.

Tujuannya Pesta Pendidikan apa sih?
Ini adalah sebuah gerakan untuk membentuk komunitas pendidikan yang lebih besar & saling terkoneksi satu dengan yang lainnya. Gue kasih contoh deh ya…

Berikut gue kasih gambaran singkat tentang satu komunitas yang keren banget : Ini Budi

Inibudi adalah inisiatif pendidikan yang membuat dan membagikan materi digital berupa video belajar berkualitas untuk mempercepat peningkatan mutu dan akses pendidikan di Indonesia. Inibudi melibatkan partisipasi masyarakat melalui program #GuruBerbudi, #TemanBelajar, dan #DukungBelajar. Didirikan pada 2013, semua video Inibudi dirancang oleh guru dan orang-orang yang kompeten di bidangnya, yang disesuaikan dengan tujuan dan materi kurikulum nasional. Inibudi juga berkomitmen menumbuhkan potensi siswa secara utuh lewat beragam video profesi dan karier serta berbagai video pengetahuan umum dan pengembangan pribadi.

Semua materi video Inibudi dapat diakses melalui http://www.inibudi.org atau http://www.youtube.com/inibudiorg.

Kalau kamu yang sedang membaca blog ini, kebetulan berprofesi sebagai seorang guru di tempat terpencil di Indonesia…kan jadi terbantu untuk mengajar dengan adanya Ini Budi. Bisa juga misalnya ingin berbagi ilmu, komunitas ini bisa jadi sarana untuk menyebarkan ilmu kamu.

Td adalah contoh kecil aja. Pesta Pendidikan ini ingin menjadi wadah bagi seluruh pihak yang ingin memberikan konstribusi pada dunia pendidikan Indonesia. Komunitas atau perorangan yang tadinya merasa berjuang sendiri, dengan adanya Pesta Pendidikan ini jadi saling terkoneksi dan menjalin kolaborasi. Perjuangan membuat pendidikan di Indonesia jadi lebih baik akan terasa lebih mudah dan menyenangkan kalau kita melakukannya bersama-sama.

Eh sebenernya sih, kegiatan ini terbuka untuk siapa aja. bahkan jika kamu punya komunitas yang di luar dunia pendidikan pun bisa kok ikut berkontribusi. Caranya..kirim aja email ke info@pestapendidikan.com dan tim Pesta Pendidikan akan menghubungi kamu. Misalnya nih, Afit. Iya, yang punya Holycow! STEAKHOUSE By Chef Afit juga turut berkontribusi. Meskipun bidang usahanya tidak berkenaan langsung dengan dunia pendidikan, tapi tetap bisa ikutan. Akan bikin apa sih Chef Afit di Pesta Pendidikan 2016 ini? Tunggu aja ya….

Puncak Pesta Pendidikan akan diselenggrakan tanggal 29 Mei 2016 di FX Sudirman, Jakarta. Di sini kita bisa ketemu dengan beragam komunitas dan profesi yang telah bergerak untuk pendidikan Indonesia.


Riuh Rio

Beberapa waktu lalu, di account Path saya lalu lalang tulisan tentang Rio Haryanto si bocah malang. Malang karena dia kepentok masalah biaya utk bisa berlaga di F1. 

Kemudian, minggu lalu sebuah press conference digelar Pertamina yang mengumumkan bahwa Rio Haryanto akhirnya bisa melaju ke F1 bergabung dgn tim Manor. 

Di account Path saya, semua yang pernah post tentang Rio si bocah malang..menyambut berita tersebut dgn suka cita. Bangga. Sentimen positif lah. 

Di sisi lain, twitter riuh gara-gara Rio. Gara-garanya konon katanya Rio dibantu APBN. Padahal pemerintah sendiri masih cari jalan bantu pendanaan Rio (info ini gue kutip dr MSportsNet ) . Iya memang drama pendanaan ini belum selesai. Tapi tulisan gue bukan soal teknis dan detail pendanaan, lebih ke bagaimana reaksi negatif ke Rio. 

Tidak sedikit yang sewot ketika nama Rio dikaitkan dengan APBN. Komentar berupa : gak rela uang pajaknya dipake utk pendanaan Rio, ngapain sih punya hobi mahal macam F1, mending uangnya utk bangun sekolah, mending bantu atlit lain yang membutuhkan.. 

Gak ada yang salah dengan semua komentar bernada keberatan itu. Beberapa ada benarnya. Tapi yang bikin gue gak habis pikir, yang sinis itu kok memperlakukan Rio macam dia adalah koruptor besar yang layak mendapat perlakuan seperti itu? 

Mau dikaitkan dgn masalah olahraga lain? Kemana komentar pedas itu saat kasus Hambalang merebak? Bahkan gak tuntas sampai sekarang kasusnya? Rela uang pajaknya melayang buat Hambalang? Mau mengawasi Rio (yang mungkin) dapat bantuan pemerintah? Kenapa soal Hambalang gak diawasi? Itu baru Hambalang lho… masih banyak yg lain.

Sepanjang pengetahuan gue, Rio memang berprestasi. Bukan karbit. Untuk bisa masuk ke F1 juga bukan merupakan jalan yang mudak untuk dia. Gue sih bangga dia bisa mewakili Indonesia di motorsport bergengsi itu. 

Yaaaah.. Manor kan tim kecil. Bangkrut. Paling gak akan juara.

Target Rio setau gue juga gak muluk. Incarannya bisa ada di papan tengah konstruktor kalo gak salah, tapi tentu akan berusaha bisa lebih dr itu. Yah tapi komentar seperti di atas memang membuktikan bahwa banyak di antara kita yang tidak percaya pada PROSES

Bikin usaha aja gak ada jaminan akan sukses, sama halnya dgn dunia olahraga. Dalam dunia olahraga, seorang atlit berlatih keras terus menerus untuk menghadapi kejuaraan. Gue yakin dalam pikirannya si atlit berusaha untuk memacu dirinya semaksimal mungkin. Bukan dengan berpikir : ah ngapain latihan, paling gak menang. 

Bukan sekali dua kali kita dengar keluhan minimnya prestasi olahraga kita di kancah internasional. Iya, kadang pemerintah juga yang disalahkan. Tidak mendukung katanya. Saat kali ini didukung, sebagian orang malah habis-habisan mengkritik. 

Gue juga bayar pajak. Kalaupun uang pajak gue dipakai untuk membantu Rio, gue rela. Rela karena jelas mengalir kemana uangnya. Daripada mengalir sana sini gak jelas buat apa? 

Tapi kan ya, tiap orang berhak atas reaksinya masing-masing. Kalo buat gue ini  pelajaran buat gue untuk belajar bisa ikut bangga atas prestasi orang lain. Mendukung orang yang mau maju dan menghargai prosesnya. Membiasakan diri mencari sisi positif dari tiap hal & tidak konstan memaki. 

Selamat berjuang Rio! 

Beda Anak Beda Pintar

Gimana? Udah baca soal kepintaran anak yang beda-beda di postingan gue yang lalu? Kali ini gue akan coba sharing tentang cara & kegiatan sederhana untuk menstimulasi kepintaran anak-anak kita.

Iya, sebenernya cara stimulasinya gak susah kok. Bahkan bisa dilakukan dengan mainan yang ada di rumah setiap hari atau kita ajak anak-anak pergi ke tempat tertentu.

Contoh ya..

Pasti semua anak pernah dikenalkan dengan buku cerita. Biasanya sih orang tua memang PASTI mengenalkan buku sejak dini pada anak-anaknya. Dengan kita membiasakan membacakan buku pada anak, itu adalah salah satu aktivitas yang bisa menstimulasi ‘word smart’ atau kepintaran linguistik si anak. Gue pun mencoba membiasakan rajin baca buku dengan anak-anak.

Saat anak bermain pun, bisa jadi momen kita utk mengobservasi kepintaran yang mereka miliki lho!

Dahayu, anak gue yang bungsu…usianya baru mau 3 tahun. Dia lagi sukaaaaaa sekali berakting jadi “Princess”, lengkap dengan memakai baju & pernak-perniknya. Nah, secara gue bukanlah tipe perempuan yang ‘girly’ awalnya liat Dahayu begini agak pusing kepala..hahahha…

Oh..dan jangan salah. Dahayu tidak hanya berhenti di pakai baju & pernak-pernik aja. Tapi dia juga berperan menjadi Snow White atau Cinderella. Iya..pretend play gitu! lucu sih liatnya. Jadi hiburan buat keluarga liat tingkah lucunya itu.

Tapi setelah baca artikel Dr.Howard Gardner yang soal 8 kepintaran anak itu, gue jd ‘aware’ bahwa yang dilakukan Dahayu itu adalah salah satu tanda ‘People Smart’ atau ‘Self Smart’ . Jadi lah gue ikutan main “Princess” juga untuk lbh menstimulasi kepintaran Dahayu.

Kalo ajak anak jalan-jalan ke taman, museum, nonton pertunjukkan atau bioskop, ada gunanya gak? ADA BANGET!

Segala kegiatan yang dilakukan dengan anak, baik itu bermain atau pergi ke tempat tertentu, sesungguhnya gak sekedar untuk mengisi waktu luang, refreshing atau membuat anak2 senang. Tapi kegiatan yang dilakukan itu bisa menjadi kunci stimulasi kepintaran yang berbeda utk tiap anak. Jadi pas melakukan kegiatannya, sambil observasi ya. Lama-lama akan keliatan banget kok, anak ini menonjol di kepintaran yang mana.

Oya..kalian juga bisa buka website ini https://www.progoldparentingclub.co.id/bedaanakbedapintar/. Di situ ada beberapa pertanyaan singkat utk orang tua, yang bisa membantu orang tua mengobservasi kepintaran yang dapat dimiliki anak. Asiknya ada usulan juga utk mengembangkan kepintarannya dgn ikut kegiatan atau sekolah bakat yang sesuai.

Masukkan banner Observasi 8 kepintaran anak dari website

Waktu bermain dan berjalan-jalan dgn anak adalah momen yang sangat berharga. Karena itulah kunci di mana kita bisa menggali kepintaran anak yang berbeda. Comment à ini kalimat penutupnya agak kurang nyambung dengan paragraph sebelumnya. Mungkin sebaiknya berupa ajakan, misalnya: setelah ibu-ibu mencoba observasi 8 kepintaran anak, berikan stimulasi yang sesuai. Dan stimulasi anak toddler paling baik diberikan dalam situasi bermain-main dan berjalan-jalan yang akan jadi momen berharga buat anak.

 

Selamat bermain-main 😁

Quick Tips For Flight Delays

Bandara I Gusti Ngurah Rai sejak kemarin ditutup lagi karena ada aktivitas vulkanik Gunung Rinjani.

Gue masih inget banget bulan Juni-Juli lalu, bandara ini juga terganggang aktivitasnya akibat abu vulkanik Gunung Raung. Iya, gue sekeluarga pun kena dampaknya. 

Waktu pergi ke Bali sih masih aman, pas banget arah angin menunjang jadi kita bisa mendarat dengan aman di Ngurah Rai. 

Ketika pulang..nah ini bagian serunya. Ini adalah pengalaman pertama penerbangan kita dibatalkan akibat faktor alam. Awalnya kita dijadwalkan untuk terbang pada jam 14.00WITA.

Kok aneh, sudah jam 13.45WITA tapi belum ada panggilan untuk boarding dari Air Asia. Akhirnya pas jam 14.00WITA keluar pengumuman 

BANDARA I GUSTI NGURAH RAI DITUTUP AKIBAT ABU VULKANIK GUNUNG RAUNG

gimana dong? sementara kita traveling dgn anak2 kecil. pihak Air Asia meminta penumpang utk ambil bagasi di conveyor belt. Ya kita disuruh pulang krn bandara baru akan dibuka lg jam 6 pagi esok hari. Ground staff bilang jam 5 pagi ke sini aja utk check flight status. 

Akhirnya kita memutuskan utk check in di hotel terdekat untuk menunggu kabar. Berikut gue share tips singkat menghadapai delay dgn alasan serupa :

1. Gak usah emosi. Ini penting sih. Karena percuma juga kita marah2 karena flight dibatalkan. Kan bukan salah airline nya juga. Gak perlu emosi karena airline gak kasih kepastian, karena yang namanya keadaan alam tentu sulit dipastikan. Emosi malah akan menguras tenaga. 

2. Kalau penutupan dinyatakan sampai esok hari atau tanggal tertentu, sebaiknya check-in saja di hotel dekat bandara. Banyak kok, tinggal pilih mana yg masuk dgn budget. Tapi saran gue sih yg ekonomis aja, lawong darurat. Asal bisa istirahat. 

3. Sebisa mungkin pantau terus website Ngurah Rai : http://bali-airport.com/ juga website airline & akun social medianya. Karena bukan tidak mungkin airport ternyata tiba2 dibuka. Karena begitu kondisi alam membaik, biasanya akan langsung dibuka. 

4. Karena kondisi alam yang tidak bisa diprediksi tersebut, ada baiknya salah satu anggota keluarga atau teman bisa standby di airport. Jadi mereka bisa dapet info terkini, dan kita bisa lbh cepat bergerak. 

5. Buat yang nunggu di hotel, jangan bongkar barang terlalu banyak. Seperlunya aja, karena bisa jd dalam hitungan menit kalian mesti buru2 ke airport. 

6. Sampai di airport, kalian mesti siap utk menunggu lagi. Karena jadwal penerbangan benar-benar tentatif. Waktu itu kita dijadwalkan terbang jam 10 malam, ternyata baru bisa pergi jam 1 malam. Sekali lagi, jangan emosi. Karena banyak faktor yang menentukan pesawat kita bisa berangkat atau enggak. 

7. Saat menunggu, siapkan selimut & alas tidur. Antisipasi kalo mundur lagi jam berangkatnya kan? Siapkan minum & makanan secukupnya. Restoran & toko makanan di Ngurah Rai waktu itu tetap buka sih, jd gampang kok cari makanan. 

Selama kita menunggu, Airport Ngurah Rai pelayanannya sangat baik. Kebersihan terjaga, petugas siap siaga bahkan ada musisi juga yang keliling menghibur penumpang. 

Buat temen2 yg skrg lg tertahan di Bali, sabar ya. Semoga bisa segera pulang & menjalankan aktivitas yang sudah menunggu. Semoga tips singkat ini membantu. 

Berikut ada beberapa foto kondisi Ngurah Rai saat penerbangan kita dibatalkan akibat erupsi Gn.Raung.