212

Bukan Wiro Sableng ya…
Tapi ini nama tempat kuliner yang baru aja gue coba weekend lalu. nama Javanegra bisa dibilang cukup ‘bunyi’ di kalangan pemburu kuliner Jakarta. Mas Andrea Peresthu Chef & co-ownernya dikenal sebagai salah satu orang yang punya standar tinggi menyangkut kopi dan bahan makanan . 

So what’s so special about this place? Kebetulan Om William Wongso udh beberapa kali ngajak Afit dan gue untuk janjian sarapan di sana. Akhirnya terealisasi juga. 

Dari luar, penampakannya adalah sebuah bangunan megah berwarna abu-abu dengan nomer 212. Gak ada tulisan restoran,cafe atau apapun. Begitu masuk, langsung terlihat meja dan kursi kayu yang apik siap diduduki oleh tamu-tamu 212.

Buka setiap hari dari jam 7 pagi, 212 memang bisa dijadikan salah satu tempat tujuan sarapan. Buat sarapan sendiri, keluarga atau untuk meeting. 
Iyaaa..iyaaa…pertanyaan paling penting adalah :

MAKANANNYA APA?

Pilihan untuk sarapan ada beragam sandwich, Danish pastry & almond croissant yang….YASALAM ENAKNYA AMPUN-AMPUNAN!

Isian sandwich juga unik bin tidak biasa.Ada Norwegian Smoked Salmon. Hah? Udah biasa makan itu? Oke….. 

  
Ada Sandwich dengan isi Cecina! Pernah denger? Gue juga baru denger minggu lalu sik:))

Cecina adalah daging sapi yang diawetkan dengan cara semacam diperam selama kurang lebih 6 bulan bahkan bisa lebih. Konon cara ini dilakukan oleh petani2 di Spanyol sana pas musim dingin yg panjang & biasanya dilakukan pada hewan ternak yg udah tua…semacam kuda, keledai atau sapi.  Tapi yang gue makan ini sapi ya. Rasanya? ada sedikit rasa manis plus sedikit aroma smokiness

  

Now, let’s talk about coffee!

 

  

Udah liat harganya kan? Menurut gue sih untuk kelasnya Javanegra yg kopinya terkenal baik kualitasnya, harganya cukup reasonable. Ada 2 kopi yg gue coba, yang pertama : Cafe Con Leche alias Latte 

  

Satu lagi adalah Cortado. Ini katanya sih sejenis Macchiato, jd espresso yang diberikan sedikit susu untuk mengurangi sedikit acidity nya. 

   
Di antara 2 jenis kopi tadi, Cortado yang jd favorit gue. 

Mendekati jam 11 siang, Mas Andrea & timnya terlihat sibuk menyiapkan menu makan siang. Mulai dari Pasta, Lamb Shank, Lamb Curry dengan roti maryam dan banyak lagi…siap memberikan sensasi kuliner yang beda untuk lidah kita.

Pokoknya kalau kalian pengen cobain masakan yang diolah menggunakan bahan makanan berkualitas tinggi dan tidak biasa, 212 adalah tempat yang harus dituju. 

   
   
 

Advertisements

Good Habits brings Good Results

Kalau gue bilang di hidup ini gak ada hal baik yang bisa didapatkan dengan cara instan, kalian setuju gak?

Gue adalah penganut aliran “Segala sesuatu yang baik, PASTI perlu proses”
Mau punya pacar, ya tentu harus pendekatan dulu. Mau punya badan langsing, ya mesti diet dan olahraga. Mau sehat, ya makanan dan kebiasaan baik yang menunjangnya harus dilakukan. Semua hal yang gue sebut tadi punya 1 kesamaan—> harus dilakukan dengan KONSISTEN!

Konsistensi memang sebuah tantangan berat buat kita. Seberat tantangan gue yang mau jadi pacarnya Robert Downey Jr. lah 😀

Sadar atau tidak, hidup kita dibentuk dengan kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari. Misalnya, kalau kebiasaan bangun siang tiap hari, sekalinya harus bangun pagi pasti susah luar biasa. Resiko telat bangun, mood jelek seharian karena males bangun pagi sangat mungkin jadi efek sampingnya.

Biasa untuk gak olahraga? Sekalinya olahraga, pasti badan langsung sakit keesokan harinya. Ya karena intinya sama aja : gak biasa. Padahal, banyak kebiasaan yang sebetulnya jika dilakukan dengan konsisten akan membawa manfaat yang baik untuk kita. Yakan?

Tuh kaya rajin olahraga atau makan makanan yang sehat. Kita pasti udah tau manfaatnya tapi kalau tidak dijadikan habit akan sulit untuk dilakukan.

Gue sendiri juga tipe orang yang gak gampang buat konsisten. Tapi kalo udah inget hasil baik dr hal yang udah dilakukan dengan konsisten, biasanya sih jd sayang untuk menghentikan kebiasaan baik itu.

Ngomongin soal kebiasaan baik, pasti banyak perempuan di luar sana yang punya kebiasaan baik untuk merawat kulitnya. Tapi bibir dirawat juga gak? Buat kebayakan perempuan, bibir sih gak mungkin gak diperhatikan. Secara hampir tiap hari pakai lisptick kan? Bisa jadi koleksi lipstick nya juga banyak banget. Tapi soal perawatannya gimana? Mungkin buat yang bermasalah, spt bibir nya kering misalnya…akan kasih perhatian extra. Tapi sebetulnya yang namanya perawatan,dilakukan bukan hanya saat ada masalah aja di bibir tapi harus rutin dilakukan…dijadikan kebiasaan.

Gue sekarang ini merawat bibir dengan Ultima Lip Conditioner. Kandungan Cucumber,Chamomile dan ekstrak green tea plus shea butter de aloe, bibir kita jadi dapet asupan antioksidan dan tentu kelembapannya terjaga.Setelah rutin pakai lip conditioner ini, bibir gue memang jadi terlihat lembut & pas pakai lipstick jadi lebih nempel dan keliatannya bagus. Untuk sehari-hari…gue melengkapi lip conditioner ini dengan Mouisture Glow Lipgloss yang ada efek shimmer nya. Yang terpenting sih…karena ada Aloe, Vitamin dan SPF 15 nya juga.

I’m planning to continue this good habit because I’ve experienced the good benefits from it.

ULTIMA II “Plan Your Beauty

My daily habit, wearing Ultima II Moisture Lip Gloss

My daily habit, wearing Ultima II Moisture Lip Gloss

Moisture Glow Lip Gloss from Ultima II

Moisture Glow Lip Gloss from Ultima II

A Day in My Life

“Jadi lo kerjanya apa sekarang?” 

Hmmm.. ini sebetulnya pertanyaan yang gue kebanyakan selalu gak punya jawaban pasti. Sejak lulus kuliah sampai sekarang, gue memang tidak pernah kerja di kantor dengan mengerjakan satu pekerjaan tertentu. Jadi presenter sekaligus penyiar, kadang jadi MC, kadang jadi guru tamu, kadang jadi moderator. 

Dalam 5 tahun terakhir ini ‘pekerjaan’ yang paling pasti adalah jadi ibu rumah tangga sekaligus bantuin Afit ngurusin Holycow! terutama di bidang marketingnya. Teteup ada sambilan juga sik…hihihi…ya itu presenter..MC…bla..bla..bla…

Sekilas keliatannya gue memang kerjaannya gitu-gitu aja sih. Ngurusin anak, anter sekolah, belanja ke supermarket, masak, bebersih….ya pokoknya job desc ibu-ibu lah. Dengan diselingi kerjaan ngurusin Holycow! yang baru bisa gue lakukan kalau tugas rumah tangga udah selesai. Jadi sesungguhnya…kerjaannya ya gak gitu-gitu aja. BANYAAAAK!

Dibanding dengan ibu bekerja lainnya, gue diuntungkan dengan jam kerja yang fleksibel dan sebagian pekerjaan gue bisa dikerjakan di rumah. 

Makanya salut banget sama ibu2 bekerja yang masih harus berjuang ngurus anak dan keluarga di rumah.

Waktu jelas jadi hal yang sangat berharga dan harus diatur dengan amat sangat baik. 

Menurut gue, seorang perempuan yang sibuk dengan segala rutinitasnya sehari-hari, baik itu ibu rumah tangga murni, wanita karir atau paduan keduanya, kita harus bisa menyisipkan sedikit waktu untuk diri kita sendiri. Supaya apa? Mood kita enak. Dengan perasaan yang enak, pastinya akan lebih terasa mudah melakukan semua pekerjaan rutin yang kadang bisa bikin capek badan dan perasaan kan?

Buat gue, cara untuk menjaga mood sehari-hari harus yang ringkes. Effortless yet impactful. Caranya? dengan jaga penampilan kita jadi tetap menarik. Gak cuma soal baju dan aksesoris. Tapi menurut gue, hal yang paling dasar dr penampilan yang baik adalah punya kulit yang sehat, terutama bagian wajah. yakan kalau ketemu orang, yang pertama kali kelihatan wajah kita kan?

jangan salah…gue ini ya..sama lah kaya perempuan kebanyakan. Pengen kok terlihat cantik dan menarik…tapi masalah utama gue adalah…gue gak betah melakukan perawatan yang memakan waktu. Secara gue gak pake nanny utk mengururus 2 anak, jadi jadwal ketat banget! Makanya untuk soal perawatan kulit wajah, gue milih yang praktis tapi dampaknya signifikan. 

 Ibu gue pernah bilang : “ Perempuan itu HARUS merawat kulit. Dandan gak perlu menor kok, asal kulit udah terawat dan dandan yang seperlunya.. itu udah cukup. Tapi perawatan kulit yang bagus adalah sebuah investasi” 

 Memang soal perawatan kulit wajah, gue nyontoh Ibu sih. Dia bukan tipe perempuan yang menghabiskan waktunya denga dandan pol-polan, tp lbh fokus ke perawatan rutin sehari-hari. yang gue lakukan sekarang pun begitu..berhubung umur udah 36th…fokus perawatannya lebih ke mata. Jadi tiap malam gue pake Ultima II ProCollagen Eye Essence. Setelah 2 bulan gue pake, ternyata memang signifikan hasilnya. kerut mata berkurang. ihiy!

Untuk make-up, gue juga lebih suka yang natural. dari dulu…gue kalo make up itu pengennya dandan tapi keliatan gak dandan. yah….memang mungkin aneh, tapi gue kok merasa kurang cocok aja kalo pakai make up tebal ala topeng.

Tantangan ‘no-make-up make up look’ ini adalah memilih make up yang mendukung. Nah….gue nemu nih! Produk ULTIMA II juga, yaitu pasangan duet product Dynamic Duo, yaitu Delicate Creme Make Up & Delicate Translucent Face Powder With Moisturiser.
Untuk yang delicate creme make up ini ya….yang bikin gue jatuh cinta adalah, pas dipake di kulit…ada efek ‘dewy’ nya gitu. hmmm apa ya? kulitnya jadi terlihat glowing gitu! jadinya di kulit gak terlalu matte. Enaknya adalah formulanya semakin menyatu dgn kulit, bahkan saat kita berkeringat. 

Kalau translucent powder nya, ringan banget. Kata mbak Beauty advisor nya, di translucent powder nya ini ada soluble collagen bisa menembus pori-pori kulit tanpa menyumbat dan bisa ikut memperbaiki jaringan collagen kulit. paduan dynamic duo ini bikin pori-pori kulit jd tidak terlihat.

3 produk yang lg gue pakai saat ini memang pilihan yang tepat untuk gue yang pengen merawat kulit sekaligus dandan dengan praktis. This is an easy way to look good without having to spend way too much time. a good skin care & make up are a good investment for you good look.

 

 

     

 ULTIMA II “Plan Your Beauty

Mesmerising Mitsubishi Fridge

Dulu pas anak masih 1, punya kulkas kecil yg 2 pintu juga masih cukup. Tapi begitu Dayu lahir, kepusinganpun terjadi. Mulai dari keabisan tempat di freezer buat nyimpen ASI, sampai saat dia mulai makan yang mengharuskan gue nyetok banyak sayuran, daging dan buah-buahan.

Gue itu kalo belanja bahan-bahan segar, seminggu bisa 3 kali. Soalnya kalo sayuran dan buah biasanya gak tahan lama. Untuk daging sapi, ayam atau ikan paling belanjanya seminggu sekali karena toh bisa dibekukan. Kebiasaan keluarga gue adalah : HARUS SEDIA BANYAK BUAH! Terutama buat Afit dan anak-anak, karena memang mereka yang paling suka makan buah. Gue? lebih ke pemakan segala sik….gue yang ngabisin apa aja yang ada di kulkas sebelum gak layak dikonsumsi. Hhihihihii…..

Kebiasaaan lain keluarga kita adalah lumayan sering bikin acara kumpul-kumpul di rumah. Ngundang temen, paling sering keluarga sih…untuk makan di rumah. Tentu Afit juru masaknya. Gue? juru makannya 😀

Dengan segala kebiasaaan tukang makan dan sering ngundang temen dan keluarga buat makan bareng di rumah, jelas kulkas berukuran kecil gak bisa lagi mengakomodir kebutuhan kita.

Perburuan kulkas pun dimulai…..

Pas kita liat ke toko elektronik, pilihannya banyak sih kalo cuma menyangkut ukuran besar aja. Tapi ada satu kulkas yang menarik pehatian kita—-> Mitsubishi.

Pilihan yang gak biasa ya? Soalnya kita pun nemuin feature yang gak biasa di kulkas Mitsubishi ini. Ada tempat yang namanya ruang Versa. Di sini bisa soft freezing gitu. Maksudnya gini, daging atau ayam yang disimpan di ruangan ini beku tapi tidak keras, jadi bisa tetap dipotong tanpa harus ada proses defrost dulu. Ini menghemat waktu banget buat mengolah makanan. Perhatiin alasnya ruang Versa ini deh, itu terbuat dr aluminium. Ini yang bisa dengan cepat membantu proses pendinginan makanan.

Ruang Versa ini yang bisa soft freezing

Ruang Versa ini yang bisa soft freezing

Tempat untuk nyimpen sayuran, suhunya antara 3-9 derajat celcius. Beda suhunya sama ruang kulkas yg suhunya 0 sampai 6 derajat celcius. Gue juga baru tahu kalo sebaiknya sayur tuh disimpen dgn suhu segitu. Pas kulkasnya masih yg kecil, ya masukin aja semuanya di satu tempat.

Feature yg gue ceritain tadi, jelas jd daya tarik tambahan selain karena gue udah jatuh hati sama penampilan kulkasnya yang memang cantik.

Totalnya tuh ada 6 pintu yg dimiliki kulkas Mitsubishi ini. Jangan kaget dulu. Ruang penyimpanan banyak, bukan berarti bongsor. Justru dimensi kulkas ini cukup ramping. Pas banget sama ukuran dapur rumah yang mungil. Ruang simpannya banyak, feature nya oke, modelnya cantik.

image1-2

ruangan setting-an suhunya ideal utk menyimpan sayur

ruangan setting-an suhunya ideal utk menyimpan sayur

Kapasitas freezernya GEDE! pas banget lg ada banyak stok lobster, iga dan daging

Kapasitas freezernya GEDE! pas banget lg ada banyak stok lobster, iga dan daging

 

 

BUNGKUUUUUSSS!

Kita boyong deh tuh kulkas ke rumah. Pas bener ukurannya sama kitchen set yang ada di rumah. Mulai deh kita isi kulkasnya dengan bahan-bahan makanan sesuai dengan tempatnya masing2. Dengan suhu yang diatur dengan benar, jd bahan makanan terjaga kesegarannya.

Ini dia penampakan kulkas Mitsubishi di dapur kecil kita 🙂

6 pintu, tapi bukan berarti bongsor. Justru ramping & muat di dapur gue yang mungil.

6 pintu, tapi bukan berarti bongsor. Justru ramping & muat di dapur gue yang mungil.

 

 

 

#SerenaExperience

Weekend lalu gue, Afit & anak2 memang harus ke Bandung utk hadir di Keuken soalnya Loobie buka booth di sana. Afit berangkat duluan sih, nah gue plus Danya, Dayu dan 2 mbaknya nyusul. Rombongan sirkus broooh. Banyak yang diangkut, ya tau sendiri kalo pergi sama anak-anak kan?

Pucuk dicinta, Serena pun tiba! Pas bener gue dipinjemin Serena utk mengalami sendiri #SerenaExperience itu kaya apa. Berangkat lah kita ke Bandung.

Selama di mobil, anak-anak gue keliatan nyaman banget di mobil. Anak gue yg paling gede duduk di kursi paling belakang, yg surprisingly lega. Ruang utk kakinya nyaman lah. Si kecil? Udh sibuk nonton DVD yang memang jd salah satu feature andalan di Serena. Memang entertainment system nya Serena lengkap sik. DVD,CD atau lo mau connect ke iPod juga bisa.

Alhamdulillah selama perjalanan di tol menuju Bandung lancar. Etapi…pas sampe Bandung ternyata macet gilak! Soalnya ada ruas jalan yang ditutup krn ada Festival Caang 2014. Banyak ruas jalan di Bandung yang macetnya kaya orang susah move on. Gak maju sama sekali ceu…..

DVD masih bisa dijadiin penawar bosan anak-anak sik. Tapi kan mereka mungkin pegel ya…apalagi Dayu yg gak mugkin betah disuruh duduk terus. Pas lg berhenti-berhenti lucu ini, ya gue ijinkan lah dia dan Danya sedikit stretching. Berdiri dikit boleh deh. Nah, kabinnya Serena ini memang tinggi. Seakan mereka mengerti masalah kita-kita yg bepergian sama keluarga. Tau gak sik? Macetnya dr Pasteur sampe ke hotel kita di Jl. Sumatera, memakan waktu 2,5 jam! Alhamdulillah anak-anak gue gak riwil. Bahkan mrk tidur pules di mobil. Hihihi….

Oya, satu feature lagi yg tjiamik dr Serena adalah : di kursi tengah, kan bentukannya pilot seat gitu ya…tapi ternyata bisa dirapetin gitu! Lo mau pake buat tiduran atau jd extra seat juga bisa, krn dilengkapi sama seat belt juga.

Terima kasih banyak Nissan, untuk #SerenaExperience yang menyenangkan. Serena memang pilihan tepat buat mobil keluarga.

IMG_9091.JPG

IMG_9094.JPG

IMG_9095.JPG

IMG_9096.JPG

IMG_9132.JPG

Nasi Peda Yu In

“besok kita mau kirimin makanan ya”

“Makanan apaan? Mesti siapin nasi gak gue?”

“It comes with the rice”

Begitu kira-kira perbincangan via whatsapp antara gue,Linda & Emil. Penasaran dong gue….mereka mau ngirimin apa sik?

Datanglah sebuah kendil, dan begitu dibuka…

JENG JENG

IMG_8274.JPG

NASI PEDA!

Di bawah kukusan daun singkong yang melimpah ini ada nasi gurih dengan taburan peda, bawang merah, sereh, rawit. Baca tulisan gue aja lo udh ngiler kan?
Gue bikin tambah ngiler lagi deh…

IMG_8275.JPG

Nah tuh! Keliatan kan semua komponen nasi peda ini? Rasanya? Yaudah pasti enak lah. Level enaknya : gue-yang-lagi-ngurangin-makan-nasi-sampe-nambah-3-kali. 3 KALI!!!damn it!

Sebenernya ini masakan rumahan ibunya Linda & Emil. Konon beliau bikin trus ya coba2 aja test market dulu. Kalo banyak yg suka ya dijual. Tapi emang belom ada rencana sama sekali. Mau dijual dgn harga berapa, delivery nya gimana, pokoknya belom diseriusin lah.
Soalnya pas gue mau order (kan yg pertama dapet tester tuh), gue tanya harganya dong….

Lah si Emil malah bingung. Belom ditentuin katanya. Nama brand nya aja belom ada. Hahahhahaha….

Tapi akhirnya gue jd order, udh dikasih harga. Satu kendil harganya 225.000. Itu bisa buat dimakan utk 8 orang (kalo tiap orang makannya GRAGAS) . Bisa sampe 12 orang kalo makannya sopan. Menyenangkan kan?

Nasi Peda Yu’In ini bisa kalian cek penampakannya di Instagram . Bisa liat testimoni org2 yg udh ketagihan lah pokoknya.

Gue merekomendasikan banget Nasi Peda Yu’In ini buat dimakan rame2. Pas ada kumpul2 di kantor kek, pas ada acara keluarga kek. Atau buat yg mau khilaf carbo macam gue.

Selamat mencoba 😁

Mandiri E-Cash

Kemaren gue sempet iseng-iseng liat apps store, terus nemu apps Mandiri E-Cash. Liat deskripsi singkatnya, kok menarik banget. Langsung lah gue install dong….
Begitu baca keterangannya….Ternyata, mandiri E-Cash ini SANGAT MENYENANGKAN! lawong bisa dipake buat bayar pas belanja di supermarket, belanja online, transfer, tarik tunai sampe beli token PLN juga bisa.
Tapi gue tertarik sama feature yang sangat memudahkan gue sebagai ibu beranak 2-tanpa nanny-yang banyak kerjaan domestik :))

Tugas utama gue adalah sebagai mommy-in-chief. mulai dari siapin makanan, belanja bulanan, beli token listrik itu jadi tanggung jawab gue. Masalahnya adalah, kadang gue gak bisa sendirian ngerjain itu semua. Alhamdulillah ada simbak di rumah yang bisa bantuin sih. Kadang2 dia yang gue utus belanja, kalo gue pas lagi gak bisa ninggalin rumah. Ringkes?
OOOOOWWWHHH…TUNGGU DULU, ceu!
Gue adalah tipe orang yang gak suka simpen uang tunai banyak2 di dompet, secukupnya aja. Jadi kalopun mau ngutus simbak belanja, gue mesti bawain uang tunai dong? artinya? gue mesti pergi dulu ke ATM buat ambil uang. Rempongawati kan?
Pas gue liat di mandiriecash.co.id eh kok gampang? Jadi kalo gue mau minta tolong simbak belanja, dia tinggal login aja ke Aplikasi Mandiri e-cash-pilih menu bayar toko-masukin jumlah maksimum pembayaran-terima One Time Password trus kasih ke kasirnya-keluar deh struk dari EDC.
Iya, jadi simbak gue itupun bisa pake mandiri e-cash ini. Buat nikmatin kemudahan mandiri e-cash ini gak mesti daftar atau jadi nasabah Mandiri kok, download apps nya aja di App Store, Google Play atau Blackberry App World & di situ akan ada panduan lengkapnya. Kalo simbaknya gaptek, dan lebih suka belanja pake uang tunai, bisa tarik tunai di ATM juga sih. caranya juga gampang banget.
Soal belanja…beres! Sekarang soal token listrik….
Rumah gue, lsitriknya udah pake sistem token. Enak sih, soalnya jadi lebih bisa ngukur pemakaian listrik, relatif lebih hemat juga jadinya. Tapi drama akan hadir saat token udah menipis, apalagi kalo sampe alarmnya udah bunyi tanda minta diisi. gue akan langsung telpon minta tolong Afit buat segera isi ulang. Soalnya kan suami gue lebih banyak di luar toh? gampangan dia nyari isi ulang token kan? Meskipun gue suka diambekin soalnya bikin dia repot mesti melipir cari token di sela2 kerjaannya. hihiiih…yatapi gimana dong?
begitu gue liat mandiri e-cash ini bisa buat isi token PLN juga, WAINI! gue jadi gak perlu ganggguin Afit cuma demi isi uang token. gue pun gak bahkan gak usah keluar rumah cuma buat isi token. ini baru bener2 bikin semuanya gampang. ringkes!
Detail cara penggunaan mandiri e-cash ini lengkap banget dijelasin di mandiriecash.co.id jadi monggo dibaca aja dengan seksama. Soal keamanannya, sistem kerjanya e-cash ini gimana, semua juga ada penjelasannya kok.
Tugas mommy-in-chief gue terbantu banget nih pake mandiri e-cash 😀