Goodbye 2016, #2017StartsNow

9 different race winners throughout the season, Marc Marquez was crowned as motoGP World Champion once again.


2016 ini memang musim yang cukup seru sih. iya kan? Siapa sangka di musim ini akan ada 9 rider berbeda yang menang?

2016 diawali dengan test pra musim yang bikin beberapa pabrikan geleng-geleng kepala. Peraturan unified software sampai pemasok ban baru Michelin jadi penyebabnya. Honda selama test pra musim keliatan paling kedodoran, ya iyalah…dengan ECU yang biasa dipakai trus beralih ke ECU standar jelas bukan hal yang mudah. Konon salah satu masalah Honda adalah banyak wheelie. Intinya memang Honda keliatan banyak PR nya lah.

Setelah musim 2016 berjalan, ternyata ada senjata (yang gak terlalu) rahasia milik Honda. Senjata itu adalah Marc Marquez. Gue gak ngomongin soal skill balapnya. Kalo itu sih semua juga setuju kalo Marquez hebat banget. Yang menarik perhatian gue adalah attitude Marquez yang berubah. Dia keliahatan lebih dewasa dan tidak emosional. Dia seperti bisa menghitung kapan dia harus ‘push‘ untuk menang, kapan dia harus lebih menahan diri demi mendulang poin. Dan bener aja..konsistensi dan kesabarannya itu membuahkan hasil manis, dia jadi juara dunia tahun ini. Masalah Honda yang gue bilang tadi, seakan gak ada…padahal ya ada banget.

Di 2016 ini juga kita melihat improvement luar biasa dari Suzuki. Gak hanya dibuktikan dengan kemenangan Viñales di Silverstone, tapi di beberapa seri terakhir kita lihat Aleix Espargaro juga mulai bisa fight. Ducati yang selama ini kedodoran pun semakin menunjukkan kembali powernya. Meskipun belum sempurna, tapi revolusi yang dilakukan Gigi Dall’Igna sepertinya mulai menunjukkan hasil. Plus Ducati juga menggandeng Casey Stoner, rider yang memang dikenal (sampai saat ini) paling bisa menjinakkan Ducati. Di musim 2016 ini pula duo Andrea dari sama-sama berhasil naik podium tertinggi. Iannone menang di Austria sekaligus menghapuskan dahaga juara Ducati yang puasa gelar sejak 2010. Dovi juga mempersembahkan kemenangan di Sepang.

Intinya, rencana Dorna membuat serangkaian regulasi ini adalah untuk membuat motoGP jadi lebih kompetitif. Gak cuma rider-rider tertentu aja yang menang. Menurut gue sih cukup berhasil strateginya. Musim 2016 memang seru untuk diikuti karena banyak hal yang tidak terduga, tapi gak ada drama yang heboh macam 2015 kok. Yang mana itu hal yang bagus juga…karena udah saatnya banget utk move-on lah.

Salah satu yang ditunggu di musim 2016 ini adalah kepindahan rider2 yang habis kontrak. Ada yang pindah pabrikan, ada yang perpanjang kontrak, rider moto2 naik kelas…ah pokoknya musim 2017 tuh sesuatu yang ditunggu banget lah.

Musim 2016 ditutup dengan motoGP award (ini akan tayang siaran tundanya di Trans7 tanggal 20 November jam 2 siang)


Setelah keriaan award berakhir, hari Selasa 15 November 2016 langsung ada Valencia Test hari pertama. Ini mungkin hari yang ditunggu-tunggu para penggemar motoGP khususnya fans Jorge Lorenzo. Karena di hari inilah kita semua akan melihat Lorenzo menunggang motor Ducati untuk pertama kalinya. Dan bener aja, awak media mengerubungi paddock Ducati untuk melihat langsung momen bersejarah ini. 



Setelah bersama Yamaha selama 9 tahun, tentu peralihan ini hal yang besar untuk Lorenzo. Tapi gue bilang sih dia berani banget. Kegagalan Rossi waktu pindah ke Ducati gak menyurutkan niat Lorenzo untuk pindah kubu. Iya…Ducati jaman Rossi dulu memang gak kaya Ducati sejak dipegang Dall’Igna yang konon katanya lebih rider-friendly tapi tetep aja yang namanya penyesuaian itu bukan hal yang mudah. Angkat topi untuk keberanian Lorenzo! Dall’Igna sendiri merasa yakin Lorenzo bisa beradaptasi dengan Ducati. Kelemahan Ducati adalah di sektor mid-corner, sementara Lorenzo adalah salah satu rider yang sangar di tikungan. Pertemuan keduanya diharapkan bisa memberikan improvement. Dari 2 hari test, catatan waktu Lorenzo bisa dibilang cukup memuaskan. bahkan Dall’Igna bilang dia sudah punya ‘clear idea‘ bagaimana pengembangan Ducati selanjutnya yang cocok untuk Lorenzo. Dovi pun catatan waktunya juga bagus.

Selain Lorenzo, yang sangat ditunggu adalah….siapa lagi kalau bukan Maverick Viñales. Sebagai rider yang menggantikan posisi Lorenzo di Yamaha, tentu Viñales akan jadi sorotan. Apalagi dia jadi team mate nya Valentino Rossi. Viñales mungkin pressure nya gede juga ya harus mengisi posisi itu. Tapi kayanya sih dia biasa aja…abis mukanya lempeng aja pas test…seperti biasa sih. Kan dia mukanya memang minim ekspresi. Hasil test Viñales selama 2 hari rasanya gak lebay kalo gue bilang : IMPRESIF!  Gimana gak impresif? lawong dia mencatatkan waktu tercepat. Buat ‘anak baru’ di kandang Yamaha sih hebat banget. Mungkin Viñales udah ‘klik’ dengan Ramon Forcada yg sebelumnya jd crew chief Lorenzo. 


Sekarang gue mau ngomongin Suzuki. Untuk musim 2017 ujung tombak mereka adalah Andrea Iannone dan Alex Rins.Secara pribadi gue juga lumayan ngefans sama The Maniac. Kepindahannya dari Ducati ke Suzuki gue tunggu banget. Kemajuan Suzuki plus talenta Iannone bisa jadi ancaman di musim 2017. Alex Rins belum bisa cerita terlalu banyak karena sayangnya di hari kedua dia mengalami cedera bahkan sesi uji coba sampai harus di-red flag. Tapi musim 2017 ini gue pengen banget liat Rins bisa fight sama Zarco juga di kelas motoGP, secara mereka berdua juga bersaing sengit di moto2 2016, jadi pasti pas naik kelas ini akan seru!


Gimana persiapan Yamaha untuk 2017? Kalo kata Rossi sih, mereka udh coba mesin baru denagn chassis baru juga dan ternyata masih banyak perbaikan yang harus dilakukan. Untuk Rossi yang harus diutamakan adalah akselerasi dan kecepatan keluar dari corner.Dari beberapa artikel yang gue baca sih sepertinya The Doctor belum terlalu impress dengan mesin baru Yamaha yang ditest di Valencia. Harapannya saat test di Sepang nanti akan lebih ada pengembangan yang signifikan.


Honda apa kabar? Jadi ya…sebetulnya mereka lumayan tertutup soal pengembangan motor 2017. Yang banyak dibicarakan adalah soal peralihan ke big-bang engine, konon katanya ini akan bikin Honda jadi lebih jinak. Marquez komentarnya senada dengan Rossi. Dia gak cukup puas dengan pengembangan yang dilakukan dan menurutnya masih banyak yang mesti dibenahi. Sementara Pedrosa malah jauh lebih ‘secretive‘ dibanding Marquez.


Kita tunggu aja gimana nanti test di Sepang akhir Januari 2017.

Thank you 2016, this has been a wonderful season. See you soon motoGP 2017!

Advertisements

9 thoughts on “Goodbye 2016, #2017StartsNow

  1. Ana sofiana says:

    Hallo mba lucy..

    Mba lucy memang jawaranya deh kalo nulis beginian… Heheh

    Aku mau koreksi dikit mba..
    (Boleh yah)

    The maniac naik podium di Austria seingatku Bukan di mugello deh..
    (Mohon dicek kembali sapa tahu aku yang salah😀 )

    Mudah mudahan tahun 2017 lebih seruu lebih kompetitif lagi.. Dan lebih banyak juara juara baruu, and who knows!! Champion baru.. 😊😚

    Salam jipimania

    😘😚

  2. Nasruli sodiq says:

    Thanks kak lucy wiryono, semoga ada champion baru di motoGP 2017, jangan pernah bosen nyiarin moto GP ya kak, karna yang paling pas buat siaran cuma kak lucy wiryono. Gak ada duanya pokoknya, musim 2017 jangan pernah absen ya kak, see you soon motoGP 2017, 🙂

  3. Woeeeee, mba lucy ada blognya hahaha! Baru tau! And yes this season jadi season paling unpredictable yg pernah aku liat dari awal ngikut GP… And yes Marquez skrg “become a man” haha! Good for him but not for us penontonnya haha!

    Untuk test 2017, Vina sama Ian yg stand out banget! Langsung terlihat Tune In sama “motor lama”nya.. Tapi sayang Suzuki kehilangan waktu test karna jatohnya Ian 2x sama Rins cedera beserta yg rasanya “motor 2017” test rider Suzuki yg ancur karna crash juga…

    Aprillia ditangan Aleix juga bagus skrg, walaupun belom 100% motor tahun depan… Belum juga dengan para rookie tahun depan, Zarco sama Folger yg udah bisa ngehandle motor MotoGP.. Sayang untuk Lowes sama Rins yg cedera 😦

    Gasabar buat liat test selanjutnya!! Keep writing about MotoGP ya mba Lucy!! Visit me too! Haha *promosi dikit*

  4. Yuyu Monlinia says:

    Gak nyesel deh saya baca blog Mba lucy jam segini,, walau udah late night bnget,, pas ceki2.. ehh,, ada blog baru.

    Yg saya senengin dr tulisan Mba lucy,, walau mungkin memiliki 1 atau beberapa rider favorit n ungguln di MotoGP,, tpi gak keliatan membela atau memihak yg difavoritkan. Selalu bersifat netral n berpandangan secara objektif,, so far… I enjoy all of your blog,,, even it’s not about MotoGP.
    Disela kesibukan mba lucy yg padat,, sempetin buat blog lagi,, yeay…… Thanks!! 😀☺

  5. Halo Tante kece, seneng deh ya gp knowledge nya banyak, jago nulis n bisnis pulak!!! Ditunggu selalu update an blog nya dan sampai ketemu di season 2017, miss you 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s