#SepangClash versi Bahasa Indonesia

Jadi ya guys, kenapa gue awalnya nulis postingan dengan bahasa Inggris karena mau menyertakan quotes dr Mike Webb (race director motoGP) & Valentino Rossi. Supaya nyambung gitu loh. Tapi gue akan coba menuliskan lagi pendapat gue pribadi dengan bahasa Indonesia.

Sebetulnya memerlukan keberanian juga sih untuk menulis postingan ini, karena gue paham sekali bahwa mungkin saat ini baik fans Valentino Rossi, Marc Marquez bahkan mungkin Jorge Lorenzo sedang mudah sekali tersulut emosi. Yah gimana enggak, kemaren pas kejadian aja di on air gue bilang untuk sabar sambil menunggu hasil penyelidikan race direction, udh ada yg mention gue di twitter dgn tuduhan gue lbh belain Rossi karena terkait sponsorship. Lah kalo bener krn sponsor sih justru gue belain Rossi banget. Lawong hasil penyelidikannya aja belum ada, masa udh berpihak? Yaaa tapi anggep aja yang komen begitu, karena lg kurang piknik deh 😁

Oke. cukup preambule nya ya…

Mike Webb, race director motoGP mengungkapkan hasil penyelidikan #SepangClash . Setelah melihat rekaman video dari berbagai angle & mendengar langsung dari Rossi & Marquez, disimpulkan bahwa :

*Kedua rider punya kontribusi atas kejadian ini.

*Manuver yang dilakukan Marquez memang agresif atau mungkin bisa dianggap memprovokasi, tapi semuanya dilakukan dengan tidak melanggar peraturan apapun

*Rossi memang terprovokasi dan memang ingin membuat Marquez melebar (bukan sengaja ingin menjatuhkan)

Itu 3 kesimpulan penting yang diungkap, lengkapnya bisa kalian baca di crash.net

Poin di klasemen sampai saat ini tetap sama. Tidak ada pemotongan poin, Rossi masih memimpin 7 poin dr Lorenzo. Rossi diganjar penalti 3 poin. Karena sudah ada 1 poin sebelumnya dari seri Misano, jadi dengan akumulasi tersebut menurut peraturan Rossi harus start di grid terbelakang di seri selanjutnya. Yang adalah Valencia, yang adalah seri penentu juara dunia motoGP musim 2015. Sungguh sebuah antiklimaks buat gue, akhir yang sedih. 

Sejujur-jujurnya, kalian pasti juga udah tau kalo gue adalah penggemar Valentino Rossi. Sejak Marquez menunjukkan agresivitasnya ke Rossi, gue udah deg-degan. Udah tau lah pasti ini akan ada yang DNF. Saat itu pula ingatan langsung melayang ke pre-event press conference Kamis lalu, saat Rossi melemparkan tuduhan bahwa Marquez ‘membantu’ Lorenzo untuk jadi juara dunia musim ini. Di saat otak gue sedang menerka apa yang akan terjadi…Marquez terjatuh. Liat dari replay, sekilas terlihat Rossi seperti menendang Marquez. Saat ini gue juga langsung mikir : Kok Rossi gitu? Iya…itu reaksi gue saat itu.Jujur.

Kemudian, gue mulai coba untuk melihat dari berbagai sudut pandang. Buat gue, segimanapun kita mengidolakan seseorang tentu mesti berusaha untuk melihatnya seobyektif mungkin. Susah sih, karena akan jauh lebih gampang untuk mengikuti emosi dan menyalahkan salah satu pihak dan jelas yang disalahkan (biasanya) bukan sang idola.

Menurut gue, apa yang dilakukan Marquez secara teknis memang tidak salah. Sependapat dengan Mike Webb, apa yang dilakukannya memang tidak melanggar aturan apapun. Trus, gimana kalo memang dia ternyata bener bantuin Lorenzo seperti yang dituduhkan Rossi? Kita bisa aja bilang gak sportif, curang atau apapun…tapi mari dipikir lagi dengan jernih. Apapun motivasinya Marquez, siapa yang bisa melarang? Apa yang ada di kepala masing-masing rider saat balapan terjadi, hanya mereka sendiri yang tau. Bagaimana hubungan antar rider di luar track juga mereka sendiri yang tau pasti. Fans nya Rossi boleh aja menganggap Marquez tidak sportif, tapi nyatanya pihak motoGP tidak menganggap tindakannya menyalahi aturan. Mungkin memang memprovokasi, tapi tidak aturan yang dilanggar.

Apa benar Rossi dengan sengaja ingin menjatuhkan Marquez? Silakan koreksi kalau gue salah, tapi Rossi bukanlah seorang rider yang dikenal punya ciri khas riding style yang membahayakan rider lainnya. Beda dengan Almarhum Simoncelli yang memang masih lekat di ingatan kita betapa nekatnya dia ketika berlaga di track. Yaaa bukan berarti Rossi gak bikin rider lain gerah sih… tuh…dapet salam dari Biaggi! Hahahha….

Malahan Marquez di tahun 2013 pernah mendapat kritik keras dari Lorenzo soal riding style nya yang membahyakan rider lain. Silakan baca artikelnya –>  http://www.autosport.com/news/report.php/id/110271 .

Dalam press conference pasca race, ini yang dikatakan Rossi :

“Marquez knows it wasn’t red mist that caused the incident. It’s very clear from the helicopter footage that I didn’t want to make him crash, I just wanted to make him lose time, go outside of the line and slow down, because he was playing his dirty game, even worse than in Australia. When I went wide and slowed down to nearly a stop, I looked at him as if to say ‘what are you doing?’. After that we touched. He touched with his right underarm on my leg and my foot slipped off the foot peg. If you look at the image from the helicopter it’s clear that when my foot slipped of the foot peg, Marquez had already crashed. I didn’t want to kick him, especially because, if you give a kick to a MotoGP bike, it won’t crash, it’s very heavy. For me the sanction is not fair, because Marquez won his fight. His program is OK because he is making me lose the championship. The sanction is not good, especially for me, because I didn’t purposefully want to make him crash, I just reacted to his behaviour, but I didn’t kick him. You can’t say anything in the press conference, maybe it changes something, but to me this was not fair, because I just want to fight for the championship with Jorge and let the better man win, but like this that’s not happening. Like I said, I didn’t want to make Marquez crash, but I had to do something because at that moment Jorge was already gone. The championship is not over yet, but this sanction cut me off by the legs and made Marquez win.”

Kata-kata : Marquez win, bikin gue patah hati. Rossi pun bilang bahwa penalti 3 poin itu seperti memotong kakinya dan membuat Marquez menang.

Yamaha juga sudah mengajukan banding atas sanksi yang memberatkan Rossi ini, tapi ditolak. Silakan baca juga tanggapan Lin Jarvis atas kejadian ini. Menarik banget sih : http://www.motogp.com/en/news/2015/10/25/sepangclash-jarvis-reacts/188527

Mungkin benar, jika dilihat dari sudut heli-cam ceritanya beda. Tapi dari video yang paling banyak beredar,menempatkan Rossi di posisi yang sulit. Gak sedikit orang yang mungkin awalnya mengidolakan Rossi, jd berbalik menghujat. Sekali lagi, Rossi adalah target empuk saat ini. Posisinya benar-benar tidak menguntungkan.

Jadi mana yang benar? Buat gue..ini benar-benar hanya Marquez dan Rossi yang tau, Video dari angle manapun nampaknya akan sulit untuk memecahkan misteri ini. Gue tidak bisa menghujat Marquez, tidak bisa juga mendadak kehilangan respek terhadap Valentino Rossi.

Advertisements

13 thoughts on “#SepangClash versi Bahasa Indonesia

  1. Comment saya ttp sama spt di versi English, mba…hehehe

    sebagai fans fanatik VR46 saya sangat…sangat kecewa dengan apa yg terjadi diantara mereka. especially for Vale, krn langkah berikut sangat berat untuknya, tp yg sudah terjadi biar terjadi, hanya yg saya sangat menyayangkan apa yg di perbuat oleh marq, saya sangat respect dgn nya, krn gaya balapnya mirip vale, tp dgn apa yg dia lakukan kepada vale ( ” gangguin vale ” ), jujur saya jdi hilang repect saya buat dy, akan tetapi saya jg sangat menyayangkan gerakan kaki dari vale, yg walaupun pada akhirnya vale berkata bahwa itu hanya gerakan kaki yg lepas dari step bike nya, apapun itu bnar2 sangat di sayangkan,
    semua jg pasti akan ingat akan kejadian disaat Jorge sedang berjuang utk titel juara dunianya, beliau malah sangat frontal mengisyaratkan bahwa dirinya merasa terganggu waktu itu. dan semakin mempertegas bahwa siapapun akan sangat merasa terganggu jika kita sedang memperjuangkan sesuatu yg sedang kita kejar, dan ada yg mengusik dgn cara yg tidak perlu, dalam hal ini ada kesan menghambat jalan, krn dari awal race sdh terlihat ( bagi yg nonton ) marq dengan leluasa ” mempersilahkan ” dengan pintu terbuka pada Jorge utk melewatinya, dan semua org sangat tau bahwa marq sangat mampu fight bersama dani, tp malah memilih gangguin vale, gangguin??…ya..saya terpaksa mengatakan itu karena org awam (spt saya) pun sangat…sangat tau akan hal itu. dan sama halnya bagi semua org terutama fans rossi, yakin bahwa vale bisa mengasapi jorge di sepang kmrn, vale pun pasti yakin akan hal itu, makanya vale pun sudah pada tingkat tensi yg tinggi.
    but…that’s the drama, one of the worst drama in MotoGP.
    and finally walaupun vale bukan muslim, dia harus tahu bahwa Allah selalu bersama dengan orang yg sabar, dan do’a org yg teraniaya sangat di dengar oleh Nya.
    ada konspirasi antara marq dan jorge??
    krn faktor sama2 spaniard??
    klo aku sih iyeess…
    dan pada akhirnya Wallahualam Bisawabb…

    Last but not Least….#ForzaValentino

    • Step says:

      Salam Semua. Thx to Mbak Lucy for the Information. Saya adalah pengagum Valentino Rossi.
      Menanggapi Berita mengenai Insiden yang terjadi pada race di Sepang kemarin, memang membuat saya miris, sedih dan penuh pro dan kontra akan apa yang terjadi disna & mengapa harus terjadi sedemikian.

      Saya sebenarnya kecewa pada keputusan race director yang memberi rossi hukuman start dari belakang padahal ini sudah menuju penghujung perebutan gelar juara dunia. Jika di berik pengurangan poin dan tidak start dari belakang mungkin masih lebih baik. Namun mari kita lihat dulu bagaimana kita menganalisa yang terjadi. Rossi sudah menganalisa akan apa yang terjadi sejak race di Philip Island. Dia tidak asal serta merta mengeluarkan statement bahawa MM93 sengaja bermain main dengan dirinya dan menghambat jalannya untuk bertarung dengan JL. Karna sesuai dengan gelar rossi The Docctor yang mampu menganalisa apa yang terjadi sebelum berbicara. dan puncaknya terlihat jelas pada race yang terjadi di sepang dimana motor MM93 mwmiliki power yg cukup dan bisa melesat lebih jauh dari JL ataupun DP. Dan seperti yang bisa kita lihat pada race race sebelumnya bahwa MM93 selepas start langsung melesat dan dia merupakan pembalap yang bagus di saat start meski blum sempurna seperti JL.

      Kemudian, Faktanya kenapa rossi sampai bisa hilang kesabaran adalah puncak dimana dia melihat MM93 sengaja melambat seolah olah memberi kode kepada JL untuk melibas Rossi dan “monggo lewat sudah tak kasi jalan”. dan sejak saat itu MM93 mulai mengerjai rossi dan sempat membuat rossi hampir jatuh.
      (coba kita lihat atau ingat ingat saat MM93 membelokkan motornya dengan cepat pada posisi menikung ke kanan dan hampir ban belakangnnya mengenai ban motor depan rossi namun rossi langsung menyikap[inya masih dengan tenang dan kemudian lihat betapa agresivenya MM93 saat memmepet rossi seakan akan ada keinginan menjatuhkan Rossi)

      Selain itu, Rossi ketika menerima sikap agresif MM93 rossi beberapa kali melihat ke MM93 dengan maksud penuh pertanyaa, ” Apa yang kamu lakukan marc”. sebelum dia melambaikan tangan setelah mengovertake MM93. lalau rossi di turn 14 melebar dan benar dia terkejut MM93 masih datang dari sebelah kirinya lalu Rossi memandang dia seperti berkata yang sama, “Apa yang sedang kamu rencanakan” dan blast insiden terjadi, apa ini tidak terlihat janggal, dengan kepala menyentuh lutut Rossi dan hand brake protector menyentuh sepatu balap rossi, secara spontan kaki pasti reflek setelah terpeleset. dan itu yang banyak diperkirakan orang bahwa rossi menendangnya, padahal tidak.

      (Jika pada momentum seperti ini, jelas ini merupakan bagian empuk untuk menyudutkan rossi. karna apa ?? jika MM93 menjatuhkan diri maka akan terlihat dari kamera onboard depan yang berada di fairing depan rossi sebeleh kiri. The Big Question, Has MM93 Spoken Honestly???? and what about the Conspiration???
      (Namun sekalai lagi rossi sedang jadi target empuk sebuah rencana terselubung.)

      Kita memang sedikit kecewa dengan rossi karena sikap mudah terpancing dengan provokasi si MM93, Mungkin jika rossi kemarin mengalah dan hanya finish keempat dan saat di paddock dia bsa menunjukkan amarahnya dengan berkata langsung kepada team MM93, “Hey MM93 what have you done?? mngkin tidak akan terjadi seperti ini. namun kita manusiawi bahwa rossi juga manusia dan wajar bila dia terusik.
      (Lihat kejadian pada tahun 2013, ketika JL fight dengan MM93. Nota bene rossi dan MM93 mash berhubungan baik namun selama msa perbeutan gelar juara dunia, tidak ada sikap rossi untuk menghalang halangi MM93 untuk berduel dengan JL because what…??? karena rossi ingin terjadi pertarungan yang fair dan proffesional.)…
      (lihat juga kejadian tahun 2013 ketika mimpi DP menjadi championship contander harus pupus di aragon karna sikap aggresif MM93, tidak ada yang bereaksi seperti sekarang ini ketika rossi secara tidak sengaja terlibat insiden dengan MM93)
      (Perlu di ketahui juga keganjilan saat race di Philip Island Australia, dimana kubu MM93 selalu terburu buru menutup garasi mereka, dan apa yang direncanakan merek..???) Apakah ada dendam kesumat Pabrikan yang pernah di bela rossi. di awal tahun 2000 an.???

      Sebagai catatatan, kenapa begitu banyak orang mengagumi rossi. Dia membalap dengan hati dan tidak ada penuh konspirasi untuk membuat lawan lawannya bermasalah. dia berjuang sendiri tanpa adanya bantuan dari teman senegaranya. Dari jaman 1997 dia memulai awal balapan, dari yang bukan siapa siap dan bagaimana kontribusinya hingga motogp bisa seperti sekararng, dan semua pembalap motogp bisa menikmatinya. dia tidak pernah melakukan kecurangan. Sebagai tmbahan lagi, coba kita lihat bagaimana reaksi lorenzo ketika sehabis race. dia seperti terkejut tidak ada motor MM93 di podium garage (maaf kurang tahu sebutannya) dia terkejut kenapa malah motor Rossi yang ada sebagai juara ketiga. lalu berlanjut ketika rossi lagi berbincang dengan pedrosa, dia nampak seperti orang kebakaran jenggot takut bahwa apa yang ditudingkan rossi selama ini benar. dan jika benar maka bukan tidak mungkin JL akan mencoreng nama baik olahraga ini. lalu disambung ketika dia meninggalkan selebrasi podium (itu bukan sikap yang baik, Rossi dan DP aja sepanas panasnya sepang masih ikut merayakan selebrasi). Dan yang paling kelihatan jelas adalah ketika JL di dalam konferensi pers tanpa Rossi menunjukkan reaksi tidak senang dan tidak seperti biasanya, dia menyudutkan rossi dan lebih menekankan agar rossi didiskualifikasikan, kembali lagi ini terlihat jelas. jika Rossi didiskualifikasi berarti rencana konspirasi benar adanya seperti yang rossi tuduhkan (coba deh lihat berita bahwa rossi mengirimkan analisis tentang apa yang ditudingkannya). Oleh karena itu menurut berita yang saya baca di Medsos, Race direction sedang mempelajari kongkalikong antara dua pembalap JL dan MM93.

      namun, sekali lagi. Apa yang dapat kita katakan lagi. kita harus tetap mendukung rossi, karna jika olahraga ini sudah dikuasai dengan sebuah konspirasi atau sebut saja kongkalikong, maka olahraga ini sudah dibilang tidak bagus lagi. tidak ada respect untuk membalap sebagai yang terbaik. yang ada hanya balapan yang didominasi oleh orang orang yang takut berduel dengan sportif dan langsung ngaciir aja. Balapan bukan berjalan dengan motor yang kalau mau nikung mesti permisi dan hidupkan lampu sein.

      Dukung Rossi, Dukung OLahraga Yang Sehat.

  2. mantap nih..
    dari sudut pandang cewek penggemar motogp :mrgreen:
    memang sih kita gak tahu apa yg sebenernya ada di pikirin 3 alien itu. (Pedrosa gak masuk soalnya dia jauh di depan).
    Bahkan Lorenzo yg dulu mengecam keras manuver-manuver dari Marquez sekarang justru malah membela. ( agak aneh emang…)

    Sebagai penonton sih tinggal tunggu seri terakhir nanti walaupun jadinya H2C 😀

  3. Saya salut sekali dengan tulisan mbk lucy, kritis tapi jelas dari berbagai sumber….
    Saya adalah penggemar berat Vr 46 kejadian kemarin saya amati adalah hal yg lumrah…
    Secara tindakan memang mungkin rossi salah tapi coba renungkan kenapa rossi sampe tega berbuat dan mencemari namanya dengan tindakan itu? Tentunya karna sebagai manusia dia sudah sebel sekali dengan cara marques yg saya nilai tidak etis….

    Valentino, mau kamu juara dunia atau ngk… kamu akan tetap di dalam jiwa… Sebagai fansmu saya akan senantiasa mendoakanmu bro…

  4. Roseffendi says:

    Postingan yang sangat menarik.
    Saya juga penggemar berat Rossi.

    Masalah konspirasi sama Hohehoheho biar saya simpan sebagai pendapat subjektif saya sendiri.
    Tapi untuk masalah adegan tendangan maut, saya gerah banget karena di situ memang ga ada adegan tendangan. Coba yang masih bilang ada tendangan lihat lagi rekaman secara slow motion berulang – ulang pasti akan jelas siapa yang inisiasi kontak lebih dahulu.

    [video src="https://pbs.twimg.com/tweet_video/CSJjaN5UAAEXQEp.mp4" /]

    Ga mungkin juga motor segede gaban itu jatuh karena ngangkat lutut. Ajo yang jelas2 ditendang Fenati aja ga jatuh.

    Saya setuju dengan Race Director yang bilang kesalahan Rossi adalah dia sengaja melebar dan memperlambat laju motor di tempat yang salah. Tapi Mark disitu (saya ga tau Mark kurang pinter atau apa) malah akselerasi dan terjadilah kontak fisik.

    Menurut saya, hukuman itu sangat berlebihan karena sebenarnya tidak ada kesengajaan untuk membuat crash. Semoga aja hujan deres di Valencia biar kesempatan lebih terbuka buat VR46 walaupun kecil. Hhahaha

  5. Asep Nurhidayat S says:

    Halo tante Lucy,
    Saya juga salah satu Fans VR|46 sependapat dengan pendapat tante lucy. Jujur saja sesaat setelah insiden saya langsung bertanya-tanya apa yang terjadi dengan Vale sampe dia melakukan itu. dan saya langsung membayangkan pinalti yang akan di berikan kepada Vale dan Marc karena kalo di lihat sebelum kejadian, cara balap Marc sangat liar.
    Tapi ternyata Race Director berkata lain, hanya vale yang di hadiahi pinalti. yang jadi pertanyaan kenapa jumlah point pinalti yang diberikan jumlah nya 3? karena kalau mengamati komentar Mike Webb, yang menjadi pertimbangan penjatuhan poin vale adalah manuver yang menggiring Marc agar melebar walaupun tidak ada niatan untuk menjatuhkan dia. Karena insiden “kaki” tidak bisa dijadikan acuan karena memang tidak ada bukti kongkrit Vale menendang Marc.
    Nah dari poin ini kita lihat sebelum terjadi nya insiden. Berapa kali Marc melakukan manuver extrim yang bisa saja kalau Vale tidak sigap menyebabkan benturan keras.
    Rasanya tidak adil kalau hanya Vale yang terkena poin pinalti sedangkan Marc tidak. Masih dari komentar Webb, Manuver Marc dianggap terlalu berlebihan namun masih legal karena tidak ada sentuhan antar keduanya. tapi kalo di cermati lagi frame by frame, Marc terlihat lebih dulu melakukan kontak. Helm Marc terlihat menyenggol kaki Vale lebih dulu baru Vale bereaksi dengan sedikit mengangkat kaki nya.

    Adakah parameter yang jelas mengenai jumlah poin pinalti yang bisa di berikan kepada rider yang terlibat insiden??

  6. Step says:

    Salam Semua. Thx to Mbak Lucy for the Information. Saya pengagum Valentino Rossi.
    Mengenai Insiden yang terjadi pada race di Sepang. Saya sedih dan penuh question akan apa yang terjadi disna.??
    Saya kecewa pada keputusan race director, memberi rossi hukuman start dari belakang. Jika di beri pengurangan poin dan tidak start dari belakang mungkin masih lebih baik biar mereka berdua bisa fight sampai akhir. Mngkin benar apa yg terjadi di race di Philip Island bahwa MM93 sengaja bermain dgndirinya dan menghambat jalannya untuk bertarung dengan JL persis terjadi di sepang dimana motor MM93 mwmiliki power yg cukup dan bisa melesat lebih jauh dari JL ataupun DP.
    Kemudian, terlihat bahwa MM93 sengaja melambat seolah olah memberi kode JL untuk melibas Rossi dan lewat krn sudah di kasi jalan”. dan sejak saat itu MM93 mulai mengerjai rossi dan sempat membuat rossi hampir jatuh. (coba kita lihat atau ingat saat MM93 belokkan motornya dgn cepat pd posisi menikung ke kanan dan hampir ban belakangnnya mengenai ban motor depan rossi dan kemudian lihat betapa agresivenya MM93 saat memmepet rossi seakan akan ada keinginan menjatuhkan Rossi)
    Selain itu, Rossi ketika menerima sikap agresif MM93 rossi beberapa kali melihat ke MM93 dgn maksud penuh tanya,” Apa yg kamu lakukan?”. sebelum insiden terjadi, apa ini tidak terlihat janggal, dengan kepala menyentuh lutut Rossi dan hand brake protector menyentuh sepatu balap rossi, secara spontan kaki pasti reflek setelah terpeleset. dan itu yang banyak diperkirakan orang bahwa rossi menendangnya, padahal tidak.(Geleng Geleng kepala deh)
    (Jika pada momentum seperti ini, merupakan bagian empuk untuk menyudutkan rossi.coz what ??
    (rossi sedang jadi target empuk sebuah rencana)
    Kita memang sedikit kecewa dengan rossi karena sikap mudah terpancing dengan provokasi si MM93,
    namun, sekali lagi. Apa yang dapat kita katakan lagi. kita harus tetap mendukung rossi, karna jika olahraga ini sudah dikuasai dengan sebuah konspirasi atau sebut saja kongkalikong, maka olahraga ini sudah dibilang tidak bagus lagi. tidak ada respect untuk membalap sebagai yang terbaik. yang ada hanya balapan yang didominasi oleh orang orang yang takut berduel dengan sportif dan langsung ngaciir aja. Balapan bukan berjalan dengan motor yang kalau mau nikung mesti permisi dan hidupkan lampu sein.

    Dukung Rossi, Dukung OLahraga Yang Sehat.

    • Step says:

      The Big Questions are..
      1. Have we seen the video from onboard cameras from rossi’s bike on left side to see what did MM93 do?
      2. Is there any Conspiration Between JL & MM93?? Coz it’s not good sport anymore if it happened??
      3. Come and see why did JL face change when press conference and when he stood on the podium n left them on podium (it’s not nice attitude). Is it the symbolized that JL afraid of the involving of the conspirations??

  7. Salam motoGP mbak Lucy, saya cewek penggemar berat Vale juga. Mengenai insiden Sepang, sangat wajar apabila Rossi bereaksi (walau disayangkan kakinya entah sengaja atau tidak bergerak yg mungkin jadi 1 poin menyebabkan terkena penalti)
    Marc yg jelas2 sudah tidak dapat juara dunia kenapa sangat ngotot “menghalang2i” Rossi, sedangkan ketika dia pas dibelakang Hohe tidak ada perlawanan apa2.
    Yang jatuh Marc, tetapi yg meninggalkan podium dan marah2 teriak di ruangan agar Rossi dikenai hukuman siapa? disini saja sudah sangat terlihat seperti ada “sesuatu”

    MotoGP tanpa Rossi itu hambar, apalagi kalau sudah ada drama kongkalikong kaya gini dan saat Rossi nanti pensiun saya yakin olahraga ini bakal turun pamor

    Apalagi kalau sampai Rossi beneran tidak mau ikut di GP Valencia, tidak bakal ada lagi battle seru entertaining khas sang Legenda, final race terakhir sangat tidak menarik untuk ditonton #forzavale

  8. dendy says:

    Malam mbak..salam olah raga
    Terjadinya insiden sepang kemarin membuat pecinta motogp spontan emosi baik pengaggum marq dan vale,hasil keputusan (race dirretion)sudah jelas ada yang bersalah(vale) dan alhasil kabar terakhir saya dengar vale banding ke FIM dan akhirnya harus nunggu keputusan kurang lebih 6 bulan untuk gelar juara dunia(lorenzo atau vale).sebagai pengaggum vale,hanya berharap race nanti di valencia tidak ada yang saling mengalah(memberi jalan) ataupun terjadinya insiden diantara mereka (jorge,vale dan marq) sehingga motogp 2016 semakin menarik untuk ditonton.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s