Organic Marketing

Ilmu soal marketing yang gue tau adalah pas jaman kuliah dulu di Atma Jaya. Ya..itupun udah lama banget! Pokoknya buku acuan utamanya dulu adalah : Phillip Kotler. Anjis lah lama banget..hahaha….gak tau juga masih relevan sampe sekarang atau enggak..

Abis kuliah pun, gue kerja sebagai penyiar radio..jadi MC..trus presenter. Gak kerja di bidang yang berhubungan dengan marketing juga. Yah..marketing-in diri sendiri aja sih..hihihi…

Sampai akhirnya Afit berencana untuk buka warung. Waktu itu, karena keterbatasan dana, jelas kita mesti mikir gimana caranya mempromosikan warung ini dengan biaya yang kecil..bahkan kalo bisa GRATIS!

Akhirnya tercetuslah ide : T W I T T E R !

Gue dipercaya untuk jd admin warung kita ini sejak akhir taun 2009, saat itu twitter seinget gue belom serame sekarang. Jadi lewat twitter itulah kita berusaha menjelaskan Wagyu itu apa (karena saat itupun wagyu belom  populer), apa aja promo yang kita punya, di mana lokasi warung kita, jawab komplen… pokoknya semua komunikasi dengan konsumen kita lakukan lewat media twitter ini.

Sampai akhirnya warung buka pas Maret 2010, tentunya makin seru lah twitter warung kita. Terus terang kita gak tau apa aja pakem social media marketing…digital advertising..viral atau segala macem istilah canggih itu. Semuanya dilakukan dengan cara sesederhana dan sejujur mungkin.

Kita memang bikin pakem sendiri sih akhirnya. Antara lain : berusaha melakukan cara marketing yang seorganik mungkin. Pengertian organik di sini maksudnya adalah, membiarkan followers tumbuh dengan sendirinya. Kita gak pake buzzer, atau kerjasama dengan media online atau account promosi apapun— > yakalo ini sih bukan semata2 idealis ya, tapi juga karena emang GAK ADA DUITNYA! :)))

Akhirnya followers warung kita sempat mencapai kurang lebih 30.000 orang. Sampai akhirnya pecah kongsi terjadi di tahun ini, tepatnya Mei 2012. Sesuai dengan kesepakatan pemisahan usaha, account twitter yang dirintis dr 2009 itu harus ditutup.

Mulai lagi deh dari N O L.

Mayan PR sih ya untuk memulai dr awal lagi, tapi ini konsekuensi yang mesti dijalanin. Dan seberat apapun mesti dijalanin. Tapi kita tetap dengan pakem awal : Organic Marketing. Jadi ya tetep gak bayar pihak ketiga untuk mendongkrak perolehan followers.

Kenapa?

Sejak awal kita percaya banget, strategi Organic Marketing ini memang yang paling tepat untuk warung kita. Strategi ini mungkin buat terlihat terlalu sederhana bahkan mungkin primitif, tapi jujur. Akhirnya memang andalannya adalah word of mouth. Kita menekankan ke consumer experience. Kita percaya, kalau konsumen puas, dengan sendirinya mereka akan jd buzzer sukarela.

Jadi intinya apa? ya kita mesti punya produk yang memang berkualitas sekaligus pelayanan yang bagus supaya bisa menciptakan word of mouth yang positif kan? Makanya kita fokus di 2 hal tersebut. Akan sangat sia2 jadinya kalau hanya demi kepentingan exposure dan viral effect, kita bela2in bayar pihak ketiga…tapi ternyata gak ditunjang dengan produk dan pelayanan yang bagus. Duit udah keluar, tapi pas konsumen dateng..eh mereka gak dapetin pengalaman yang menyenangkan. Buat apa?

Sukur2 kalo bisa punya semuanya, punya prouk & pelayanan bagus plus punya bujet buat meningkatkan exposure dan viral effect di pemasaran lewat SocMed. Tapi kalo buat warung kita, belum lah…. hemat bujet aja dulu….

inti tulisan ini sebetulnya sederhana aja, untuk yang mau memulai usaha dan memilih SocMed sebagai perangkat promosi…boleh2 aja..asal yang perlu diingat :

Jangan sampe demi kepentingan exposure dan mengejar viral semata, lo jd lupa sama kualitas dan pelayanan produk yang lo miliki. Punya ide marketing? HARUS! Tapi pastikan juga ide itu bisa dieksekusi, bukan cuma keren di otak kita aja, tapi ternyata pas dijalanin…konsumennya malah gak nanggepin..atau saking idenya kecanggihan, org malah jd gak nangkep maksudnya.

Kita percaya banget, sesuatu yang luar biasa itu justru bisa datang dr hal2 yang sederhana. Kadang kita suka mikir…semakin canggih idenya… makin keren keliatannya..makin besar exposurenya..makin besar dampaknya. Padahal belum tentuuuuu….

Ini ada potongan2 quotes yang keren banget. Sederhana tapi mengena!

*pic taken from Venita Daben’s path*

simple yet true!

Advertisements

One thought on “Organic Marketing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s