Amal

Akhir2 ini ada satu pikiran yang agak ganjel di pikiran gue. Soal amal, sedekah, zakat, infaq dan apapun lah istilahnya itu….

Entah karena kebetulan atau memang polanya begini, tapi kok gue sering liat ajakan beramal dgn iming2 rejeki kita nantinya akan dilipatgandakan. Beramal maka kita akan jd kaya. Hmmm…..

Ini pandangan pribadi gue loh ya, yg notabene gak berhubungan dgn ilmu agama…yg gue akui gue masih amat sangat cupu dalam hal ini.

Dulu sih gue juga berpikir : amal ah, supaya rejeki gue ditambah. Kemudian gue jd mikir, kok jd pamrih ya?
Bukannya amal itu dianjurkan krn kita lihat dan tau masih banyak org2 yg gak seberuntung kita?
Buat gue sih harusnya niat awal adalah memang utk membantu sesama yg tdk seberuntung kita, tanpa ada embel2 harapan supaya pintu rejeki kita mengalir lbh deras krn kita beramal. Bantu ya bantu aja. Titik.

Menurut gue, ide dr beramal itu sendiri adalah berbagi. Jauh dari ide dan pemikiran mementingkan diri sendiri.
Beramal itu adalah perbuatan di mana kita memikirkan dan peduli akan orang lain di luar diri kita.
Nah, kalo pake embel2 : supaya rejeki kita ditambah dan segala bentuk reward lainnya yg diharapkan akan kita terima dr hasil berbuat amal itu….jd semacam kontra produktif gak sih?
Karena ujung2nya kita jd mikirin keuntungan diri sendiri lagi. Padahal inti dr amal sendiri adalah peduli utk org lain.

Yah..gitulah pokoknya. Kontemplasi yg gak penting di pagi hari.

Balik lagi ke diri kita masing2 aja. Yg tau niat sebenarnya kan kita dan Allah SWT.

Sekali lagi ini hanya pandangan gue pribadi. Gue sendiri mau mulai utk merubah mindset amal. Beramal karena memang peduli, tanpa embel2 dan pengharapan mendapat reward atau balasan apa2.

Advertisements

One thought on “Amal

  1. Ambu Dian says:

    Bener mbak Lucy, entah kenapa suka sebel kalo denger penceramah ngomong: ‘kerjakan X nanti akan dibalas sekian kali lipat’ apalagi yg pake batasan: ‘kerjakan X di hari biasa akan dibales sekian kali lipat, tapi kalau dikerjakan di bulan Z maka pahalanya akan sekian-kian-kian kali lipat’

    Rasanya kok ngerjain amal itu pamrih banget ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s