Happy New Year 2012!

Rasanya hampir semua orang di muka bumi ini gembira menyambut bulan Desember. Bulan yang identik dengan perayaan pergantian tahun. Perayaan keberhasilan dari kerja keras yang telah dilakukan sepanjang tahun. bahkan untuk yang target atau cita2nya meleset tahun ini,
pergantian tahun seakan memberikan kesempatan baru untuk mencoba lagi.

Untuk saya pribadi, momen pergantian tahun bukan hanya sekedar pesta-pesta atau selebrasi belaka seperti waktu muda dulu. Sekarang, menjelang pergantian tahun saya lebih banyak merenenungkan apa yang sudah saya lakukan tahun ini dan apa rencana saya di tahun yang akan datang. Di kepala saya sudah berlalu lalang sejumlah rencana, baik untuk saya pribadi,keluarga dan juga usaha saya : Steak Hotel by Holycow!

Saya pribadi targetnya tidak banyak : jadi istri dan mommy-in-chief yang lebih baik lagi. Untuk Steak Hotel by Holycow! sendiri, menerapkan standarisasi yang sudah kita pelajari di outlet terbaru kita di Singapore untuk segera diterapkan di outlet yang ada di Jakarta. Sederhana aja targetnya, tapi pelaksanaannya saya yakin tidak akan mudah. Tapi saya optimis bisa mewujudkannya.

Optimisme menghadapi tahun yang baru tentu diperlukan. Apalagi jika kita sudah menyusun sejumlah target. Buat saya, target itu diibaratkan relnya, saya lokomotifnya dan optimisme adalah bahan bakarnya.
Sebuah target tanpa optimisme akan terasa begitu berat dicapai. Kadang untuk bisa mencapai target yang sudah kita tentukan, perlu usaha beberapa kali untuk bisa benar2 mewujudkannya.

Apa sih rencana atau resolusi anda di tahun depan? ingin punya bisnis, ingin naik jabatan, ingin jadi ibu yang lebih baik? ingin lebih rajin olahraga?
Anda bebas menentukan apapun target atau rencana anda di tahun mendatang, jangan lupa siapkan juga rasa optimisme yg luar biasa banyak sebagai bahan bakarnya.
Kenapa harus banyak? karena akan banyak hal di luar sana yang mungkin akan memperlambat langkah anda mencapai target tapi optimisme akan terus membantu melangkah tanpa henti.

Eh tapi..jangan salah loh..seperti halnya target, optimisme tentunya juga harus realistis. Contoh target tidak realistis : Saya punya target untuk jadi istri Pangeran William tahun depan! Tentunya ini sangat tidak realistis,kecuali saya siap cakar-cakaran dengan Kate Middleton dan rela dikutuk jadi patung sama suami saya..hihihi…..

Pada akhirnya semuanya harus disesuaikan dengan kemampuan kita, kalau targetnya terlalu tinggi dan di luar kemampuan, kita juga akhirnya yang nanti akan kecewa.

Tidak perlu mengandalkan ramalan horoskop awal tahun bahkan penerawangan paranormal untuk punya optimisme. satu-satunya orang di dunia yang bisa meyakinkan kita bahwa rencana2 yang sudah disusun akan bisa terlaksana dengan baik adalah : diri kita sendiri. optimis? harus! πŸ™‚

Selamat Tahun Baru 2012 πŸ™‚

*tulisan ini khusus gue tulis untuk Majalah AyahBunda*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s