Don’t play the blame game…please!

23 Oktober 2011….gue gak pernah nyangka, hari itu akan jadi salah satu hari terburuk sepanjang gue jadi host motoGP di Trans7.

Pas gue nganter ke LIVE race motoGP Sepang, gue dan Matteo masih stand by di studio. Seperti biasa kita menunggu sampe race dimulai dan menunggu beberapa saat sebelum kita nonton race nya di ruang tunggu. Itu sudah seperti perjanjian tidak tertulis antara gue dan Matteo karena kita mengantisipasi takutnya ada red flag, mengingat besarnya kemungkinan kecelakaan saat awal race. Kemarin pun juga begitu…tapi pas kita sampe di ruang tunggu…baru aja duduk, langsung kejadian kecelakaan tragis yang terjadi antara Marco Simoncelli, Colin Edwards dan Valentino Rossi.

RED FLAG!

Kita lihat di TV, Simoncelli terkapar tidak bergerak dengan helm terlepas. Perasaan langsung gak enak banget. Simpang siur berita yang kita terima. Sempat tersiar kabar, race akan dilanjutkan jam 16.45 waktu setempat. Kita sempet lega, krn artinya kalo race dilanjutkan Simoncelli baik2 saja. Matteo sempet bilang : “Kalau race di-cancelled ,artinya ada sesuatu yang gawat” . Sampai gue pamit siaran, kita cuma tau race motoGP Sepang dibatalkan, tapi tanpa ada informasi jelas tentang keadaan Simoncelli. Beberapa saat kemudian gue baru tau akhirnya Marco Simoncelli meninggal. Cedera di kepala, leher dan dadanya terlalu berat….dia tidak tertolong.

Banyak pendapat soal kecelakaan tragis ini, tapi salah satu yang paling mengganggu gue adalah adanya spekulasi yang menyudutkan Edwards dan Rossi. Padahal kalo mau dilihat lebih jeli lagi, keadaannya gak begitu.

Marco Simoncelli memang jatuh sendiri dari motornya, yang gue liat sih pas belok ke arah kanan di sektor 11 front end motornya hilang. Motornya oleng dan dia tidak bisa lagi mengendalikannya, sampai akhirnya motor itu terlepas…mengarah ke kanan yang kebetulan dari sebelah kanan juga ada Edwards dan Rossi yang melaju dengan kecepatan tinggi. Tabrakan tidak terhindarkan. Terlihat jelas Edwards dan Rossi dalam posisi yang tidak memungkinkan untuk menghindar.
Kalau kita lihat di replay yang tentunya juga di slow motion terlihat sangat jelas kok. Kebayang gak kejadian aslinya kaya apa? Kecelakaan maut itu terjadi dalam hitungan detik saja!

—–> sengaja gue gak posting foto kejadiannya atau link video yang menunjukkan terjadinya kecelakaan tersebut. Demi menghormati Marco Simoncelli.

Kepergian Simoncelli tentunya membuat kita semua penggemar motoGP sangat terpukul. Terutama untuk sesama rider motoGP, apalagi Valentino Rossi yang memang bersahabat dengan Simoncelli…tentunya ini sebuah pukulan berat baginya. Lebih berat lagi ketika ada orang di luar sana ada yang bahkan menyalahkan Edwards dan dia atas kematian Simoncelli.

Tapi ya susah juga, karena ada beberapa media yang menyebutkan bahwa Simoncelli meninggal krn terlindas Edwards dan Rossi. Akhirnya banyak orang yang langsung menyimpulkan bahkan menyalahkan mereka berdua. Padahal, yg komentar belum tentu nonton kejadiannya atau bahkan belum tentu memahami bagaimana motoGP.

Gue sih yakin penggemar motoGP sejati ngerti banget bahwa ini kecelakaan yang tidak bisa dihindari…dan bukan salah siapa-siapa.

Oya, ada satu lagi ding yang ganggu. Kemarin, saat pihak panitia mengumkan race dibatalkan…menurut informasi yg gue dapet penonton di Sepang kecewa. Mereka sampai melempari track dengan sampah. Sebuah hal yang sungguh gak terpuji. Mereka pasti tau dong ada kecelakaan yang terjadi? Apa gak tau? Gak tau lah….

Yang kita semua pasti tau…23 Oktober 2011….kita kehilangan Marco Simoncelli.

20111024-195320.jpg

track Sepang dihujani sampah oleh penonton

20111024-195407.jpg

seorang fans meletakkan bunga utk Simoncelli di Cattolica (kota kelahiran SuperSic)

20111024-195413.jpg

SuperSic di starting grid, sesaat sebelum motGP Sepang dimulai

Advertisements

7 thoughts on “Don’t play the blame game…please!

  1. mazopix says:

    Bener banget mbak, semua tejadi dlm waktu sepersekian detik. Kita jg ga mungkin menyalahkan De Angelis ketika terlihat jelas melindas Tomizawa. Begitu jg dgn Edwards dan Rossi. Tanpa disalahkan pun mereka pasti menanggung beban mental dalam diri mereka, terutama Rossi yang merupakan teman bahkan udh menganggap saudara dalam pernyatan Rossi. Kita semua kehilangan Si Bengal Agresif yaag harusnya jadi penerus Rossi. Kalo soal penonton kecewa, itu wajar. Mereka baylr mahal dan menunggu sampai jam 16.45 menurut informasi dari Race Director tapi ternyata race dibatalkan. Tapi setelah press conference dan berita tentang meninggalnya Simoncelli diumumkan, mereka maklum dan meninggalkan sirkuit dengan tenang (menurut info yg saya dapat).
    Rest in Peace SuperSic #58. We Love U, U’re incredible!

  2. seratus buat mbak lucy
    Andai kita sedikit berfikir dgn kepala dingin mungkin kita tau sekalipun rossi tidak disalahkan ia pasti minimal akan merasa bersalah juga.
    Sepersekian detik adalah wkt yg sgt cepat untk melakukan sebuah gerakan menghindar atau pengereman apalagi dgn kec tinggi
    Tak ada yg disalahkan, edward atau rossi masing2 dr mereka tentunya membawa beban tersendiri jangan tambahi lg jika anda memahami mereka.
    Mbak lucy tulisanya bagus lho.

  3. dakuram says:

    sangat merasa kehilangan dg kejadian kemarin
    motogp terasa flat tanpa sosok si celli

    kadang gue,jg msh berharap
    tiba2 mukjizat datang dan si celli bisa race d valencia

    😦

  4. Saya nonton langsung di Trans7 kejadian itu mbak, feeling juga ndak enak. Apalagi ketika Matteo mengatakan kalau race dibatalkan berarti terjadi sesuatu yang gawat.

    Semoga deh ini kejadian terakhir pembalap meninggal karena balapan. selamat jalan Super Sic

  5. lovemarco says:

    semua pencinta motogp pastinya terpukul bgt atas kepergian marco..
    Apalagi vale yg udh dket bgt sama marco..
    Gue aja pngn nangis pas ngeliat itu kjadian d tv..
    Apalagi vale n edwards yg harus ngeliat i2 semua dari jarak paling dket sama marco…
    mereka ga bisa brbuat apa2..

  6. TETAP SEMANGAT UNTUK ROSSI46 DAN EDWARDS5…… TERUSLAH BERJUANG UNTUK KEMENANGAN DAN NAIK PODIUM DI SERI SELANJUTNYA…. SAYA YAKIN APA YANG DI PERJUANGKAN OLEH SUPER SIC AKAN SELALU MELEKAT DI HATI KALIAN BERDUA TERUTAMA DAN RIDER LAIN DI MOTOGP KHUSUSNYA DAN MOTO2 DAN 125CC/MOTO3 PADA UMUMNYA.

    SEMOGA KAU DAMAI DISANA MARCO SIMONCELLI 58
    TT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s