Bersyukur

Tiap kali nonton TV,rasanya kok selalu dikepung dengan iklan pemutih wajah lah,pelangsing lah,krim anti kerut lah….

Rasanya iklan2 itu malah bikin gue merasa terkikis rasa percaya dirinya. Padahal ya gak masuk akal juga. Gimana mau masuk akal,lawong iklan pencerah kulit wajah itu modelnya memang indo atau keturunan Cina..yg notabene kulitnya memang sudah putih dari sononya. hmm…kecuali gue,gue keturunan Cina tapi kulitnya Jawa bener! soklat! ๐Ÿ˜€

Bukan cuma di TV,koran,majalah,hampir semua media menyajikan pakem tentang bagaimana kecantikan yang sesungguhnya. Pakem itu adalah : langsing,berkulit putih dan akan lebih semourna kalau berambut panjang dan berwajah indo. wah..kalo gue dapet paket begini sejak lahir.. pasti dulu waiting list yg mau jd pacar gue. peh!

Bohong kalo gue gak pernah kemakan iklan2 kecantikan itu. Pas SMP,gue pernah minta dibeliin krim pencerah wajah ke Almarhum bokap. Bokap gue jelas2 menolak,dan bilang “Kalo kulitnya udah coklat ya coklat aja,udah dikasih yg terbaik sama yg menciptakan kamu”

Tapi yaaa..namanya juga perempuan..tetep usaha utk bisa tampil seperti perempuan2 yg ada di iklan kecantikan. meskipun gue udah gak lagi pake2 krim pencerah kulit,tapi masih ada aja yg dirasa kurang dr penampilan gue…..dasar manusia!

Sampai suatu hari,gue ketemu dengan Ucok Baba. Semua pasti kenal dia lah. Waktu itu “Pagi Jakarta” membahas topik : Tubuh Mini,Hasil Maxi.

Dari sekian pertanyaan yang gue ajukan ke Ucok,satu pertanyaan yang membuat gue begitu terkesan,sekaligus merasa ditambar bolak balik,luar dalem,lahir batin,jauh dekat Rp. 1500… *halah,apaan?*

gue : Bang Ucok,pernah ngerasa minder gak? dengan ukuran badan yang gak biasa.
Ucok : Orang yang minder itu…orang yang gak bersyukur. Tuhan sudah menciptakan semuanya dengan sempurna. Tuhan tidak pernah salah menciptakan sesuatu. Semua sudah sesuai dengan rencana-Nya.

Dipikir2, bener juga ya. Buat apa gue jauh2 mengkhayal bisa punya wajah secantik Luna Maya atau badan seseksi Megan Fox? Padahal banyak hal yg gue rasakan dan miliki sekarang ini patut disyukuri. Gue bisa bernafas dengan enak,meskipun keliatan remeh tapi ini anugrah yg luar biasa. Coba dibandingin dengan orang yg mungkin skrg ini sedang terbaring di rumah sakit dan perlu ventilator untuk membantunya bernafas. nah,jadi kerasa berharga kan tiap tarikan nafas kita?

Dua kaki kita,meski gak jejang bak kaki supermodel tapi masih bisa berfungsi dengan baik. Mata,meskipun sipit tapi masih bisa melihat berbagai keindahan di dunia ini..bisa untuk liat Robert Downey Jr. ๐Ÿ˜€

intinya,menikmati hidup itu modalnya bukan dengan memiliki penampilan fisik yg sempurna, tapi justru dengan hati yg penuh rasa syukur. ya gak ? ๐Ÿ™‚

Advertisements

5 thoughts on “Bersyukur

  1. Thanks for post. Mengingatkan pada saya pentingnya bersyukur pada yang sudah ada. Tapi bersyukur di sini bukan berarti `ya sudahlah`, tapi yang sudah ada ini dirawat bener-bener biar bisa dalam kondisi yang terbaik setiap saat ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s