Awalnya Holycow!

“Kalau aku kerja kantoran,yg ngerasain hasilnya paling kamu,anak kita,keluarga..dan lewat zakat. Kalau aku buka usaha sendiri,bisa buka lapangan pekerjaan untuk org lain. nantinya dia bisa menambah penghasilan,anaknya bisa sekolah,gizinya lbh baik. lebih banyak manfaatnya kan?”

Itu alasan yang diungkapkan suami gue waktu dia mau buka Holycow! STEAKHOUSE by Chef Afit. Pada awalnya jelas gue menolak dengan tegas idenya dia utk beralih dari karyawan jadi pengusaha. Kenapa gue tolak? alasan pertama,kalo jadi pengusaha itu resikonya besar. kita gak akan pernah tau usahanya berhasil atau enggak,hasil yg didapat pun tidak bisa dijamin sama besarnya setiap bulan. Apalagi soal faktor2 non formal lainnya. Padahal biaya yg harus dikeluarkan setiap bulan pasti. Jadi pegawai kantoran,salah satu keuntungannya adalah punya penghasilan tetap tiap bulan,plus ada fasilitas2 kantor yg bisa mempermudah ( asuransi atau bahkan mobil kantor ).

Tapi ya..setelah suami gue bilang dia pengen membawa manfaat lebih untuk lebih banyak orang, gue gak bisa menolak lagi.
Afit yang tadinya kerja di RCTI memilih resign untuk bisa berkonsentrasi full membuka warung steak sederhana kita. Waktu Afit resign, gak sedikit orang yang bilang : dasar orang gila!
bisa dimaklumi,karena waktu itu punya posisi yang cukup bagus dalam pekerjaannya, lah kok malah resign? dan ‘berjudi’ dengan sebuah bidang usaha yang sama sekali belum pernah ditekuni sebelumnya dan bahkan gak tau prospeknya seperti apa.

Mimpi kita sebetulnya ingin bisa membuka sebuah tempat makan steak yang bagus, tapi ya modalnya itu loh…terbatas. jadilah kita membuat konsep warung steak. Waktu itu, belum ada org yg jual Wagyu Steak dengan harga murah. Kita muncul dengan konsep gila : jualan Wagyu Steak murah dengan konsep warung kaki lima. Tempatnya memang ngemper di pinggir jalan, tempat itupun bukan milik kita sendiri,tapi kita nebeng dengan sebuah toko kaca film utk mobil. Saat awal buka,bulan Maret 2010 yg kerja cuma 6 orang. Afit sebagai juru masak. Ya iyalah..siapa lagi yg masak? Lawong masakannya emang hasil racikannya dia. Semuanya benar2 seadanya! Gue sendiri cuma bisa ngeliatin karena harus jagain anak gue 😀

Hari pertama buka jadi hari yang paling tidak bisa dilupakan. Alhamdulillah teman2 dan pengunjung yang datang cukup banyak, bahkan kita sempat kewalahan melayani mereka. Iyalaaah…gak ada pengalaman sama sekali ngelayanin orang segitu banyaknya, cukup takut juga waktu itu. Ditambah lagi,pas hari pertama kita buka eh.. Lokasi kita diguyur hujan yang amat sangat lebat. Bahkan kanopi yang kita pasang sampe bocor dan becek di dalam warung. Alhamdulillah dengan semua kekacauan itu,teman2 dan pengunjung yang datang tetap bertahan di warung kecil kami 🙂

Dimana mana kalau kita pengen makanan yang kualitasnya bagus,harus makan di restoran mahal atau hotel kan? kalo di pinggir jalan yaaaa…gak perlu berharap banyak. Nah..Justru itu kita merasa tertantang untuk bisa menyajikan makanan berkualitas prima tapi harganya terjangkau dan tentunya meskipun kita ngemper di pinggir jalan,kebersihan juga menjadi perhatian utama. Kita juga merasa tertantang untuk bisa membuktikan bahwa, bisa kok bikin usaha dengan modal sangat terbatas dan bikin usaha itu jd maju..sukur2 kalo bisa go international..amin? minta aminnya dooong..AMIN 🙂

Kalo kalian pernah baca2 tweet gue di akun @lucywiryono ,pasti deh sering liat gue itu ngomel2 soal segala macem ketidakberesan di negeri ini. Gue pribadi gak mau jd orang yg cuma bisa ngomel aja tanpa berbuat apapun. Holycow! bisa jadi salah satu sarana untuk bisa memberikan sesuatu yg baik untuk Indonesia.
Kita percaya banget, setiap pekerjaan yg kita lakukan itu bukan hanya semata2 mencari nafkah dan keuntungan semata,tapi akan lebih baik lagi kalau kita bisa memberikan manfaat baik untuk banyak orang.

Lewat blog ini,gue pengen sharing aja sih apa yg sebenarnya ada di balik idealisme Holycow! Kenapa kok kita kerjasama dengan komunitas2 yg berkegiatan positif seperti Indonesia Berkebun atau mendukung program #3Satria ? karena kegiatan2 tersebut punya visi yg sama dengan Holycow! kita pengen bikin negeri ini jd lebih baik. Capek kan marah2 mulu? berbuat sesuatu dong ! 🙂

Jadi kalo di antara kalian yg baca blog ini dan kepikiran untuk buka usaha tapi modalnya kecil. jangan takut! selama usaha kalian itu jujur,tidak menyakiti orang..InsyaAllah Tuhan akan membukakan jalan kok. usaha dengan modal kecil bisa jadi spektakuler loh dengan usaha yg tekun. Apalagi kalo usaha kalian bisa memberi kontribusi positif utk banyak org..wah..itu rasanya luar biasa deh.

oya,tips singkat nih.. (ceile..kaya yg jago aja ngasih tips) hihiihi…gak papa yak… 🙂
saat kalian udh buka usaha,memang mengejar profit itu penting. ya iyalah..mana ada pengusaha yg mau rugi. Tapi bukan berarti krn profit-oriented lantas menghalalkan segala cara,apalagi kalo sampe menyakiti atau merugikan orang lain. Gue percaya, profit bisnis itu sifatnya cuma bisa kita nikmati selama kita hidup. tapi kalo kita bisa jaga hubungan baik dengan org lain, itu tabungan seumur hidup yg gak ternilai harganya 🙂

20120717-191210.jpg

Advertisements

8 thoughts on “Awalnya Holycow!

  1. pengalaman yg menarik mba …

    kebetulan saya jg masih kesulitan meyakinkan istri saya untuk beralih dari berpenghasilan tetap menjadi tetap berpenghasilan … hehe

    semoga sukses buat usahanya mba lucy dan suaminya ya …

  2. tegar says:

    saya selalu ragu untuk memulai usaha, insya allah tulisan ini cukup memberi amunisi untuk saya memulai.. terimakasih sudah berbagi..terus menulis Nona..:)

  3. Inspiratif bgt mbak lucy.. Terutama #HolycowGivesBack. Jadi inget kata2 ortu saya, apa pun rejeki yg kita terima pasti ada sebagian milik orang lain, terutama org2 yg ga mampu. Oiya, berhubung saya orang daerah, jd mesti ngiler deh liat twitpic orang2 yg uda ngrasain wagyunya. Buka di jawa timur dunk mbak! Thx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s