Pak Raden

Pagi ini gue mendapatkan sebuah kesempatan yang luar biasa. Bertemu dengan salah satu idola masa kecil gue : Pak Raden !

Begitu gue sampai di ruang make-up, Drs.Suyadi alias Pak Raden sedang sibuk merapikan alis khas Pak Raden yang tebal bak ulat bulu πŸ™‚ .Dengan kaca kecil kusam dan gunting kecilnya, Drs.Suyadi terlihat begitu telaten ‘menyulap’ dirinya menjadi sosok Pak Raden yang dikenal semua anak generasi 80-an.

Pak Raden sudah hadir di studio O Channel sejak jam 4.30 pagi, beliau bangun jam 3 pagi dan langsung bergegas meluncur ke Senayan City. Sementara gue,hostnya…baru meluncur dari rumah selepas shalat Subuh. Sebuah profesionalisme dan dedikasi yang luar biasa dari seorang Pak Raden ya…

Gue adalah generasi si Unyil. Rasanya tidak pernah ada satu episode pun yang terlewatkan.Yang paling gue ingat, gue akan ngambek guling2an kalau Mama/Papa bikin rencana di hari Minggu yang jamnya bentrok dengan jam tayang Unyil.

Jadi pagi ini,gue bener2 ‘star struck’ . Pak Raden gue banjiri dengan banyak pertanyaan segala sesuatu tentang Unyil. Sejarahnya,filosofi di balik tokoh2 bonekanya, semuanya begitu menarik. Ternyata di balik tokoh Cuplis,Melani,Bu Bariah banyak pesan2 positif yang terkandung di dalamnya.

Tapi sebetulnya yang paling membuat gue terkesan adalah bagaimana Pak Raden bersiap2. Selesai merapikan alis tebal dan memasang kumis tebal khasnya,beliau dengan dituntun sang manajer mengenakan baju kebesarannya. Beskap hitam,jarik dan blangkon. Walaupun semuanya sudah terlihat usang,tapi masih tertata dan disimpan dengan baik.

Menuju ke studio,Pak Raden mengingatkan kami untuk membawa tas besar berisi boneka2 si Unyil yg sudah disiapkannya. Boneka2 itupun terlihat terawat meskipun sama nasibnya dengan baju kebesaran Pak Raden tadi..sudah mulai usang.

Saat acara berlangsung,Pak Raden terlihat begitu bersemangat dan begitu total untuk menghibur pemirsa Pagi Jakarta.

Terus terang gue nahan nangis pas siaran tadi pagi. Gue terharu melihat betapa besar usaha beliau untuk tampil maksimal dengan segala keterbatasannya. Baju ‘panggung’ nya jauh dari kata mewah, boneka-boneka penunjang penampilannya pun tidak sebening boneka Barbie. Bahkan untuk berjalanpun,Pak Raden sudah harus dituntun. Malahan sekarang ini beliau sudah berkursi roda. tapi toh beliau tetap bisa membuat saya tertawa dan terhibur.

Di usianya yang ke 78 tahun, Drs.Suyadi alias Pak Raden masih menunjukkan kepada kita semua bahwa beliau adalah seorang seniman sejati. Tanpa menghiraukan keterbatasannya, beliau tetap memberikan penampilan terbaiknya kepada kita semua. Drs.Suyadi…seorang seniman sejati.

Pak Raden,kau idolakyu πŸ™‚

Advertisements

6 thoughts on “Pak Raden

  1. Hidup pak raden..
    Hidup mbak lucy..
    Bwt pak raden,saya sbg murid akan mencntoh smangtmu.
    bwt mbak lucy idolaku..mga ja te2p knsisten posting yg bs ngash semangat.

  2. taofiq hidayat says:

    saluuuut sama beliau…seorang senima sejati yg selalu siap menghibur dunia!!!salut jg buat mbak lucy untuk blognya.keep posting!!one of my fav announcer…

  3. dessy says:

    *nangis bombay……

    btw mbak Lucy ada link atau blog post tentang latar belakang #peduliPakRaden ngga? saya baca tau2 sudah yang hasil ngobrol2 dengan Bang Motul, ngga ngerti asal muasal gerakannnya… tp saya mau dukung kok

  4. Satu-satunya hiburang masa kecil, di desa dulu…adalah film serial boneka “Si Unyil”. Paling senang kalau adegan Pak Raden. Ada satu kerinduan yang lebih yang susah sekali mencari obatnya. Akhirnya dengan media yang seadanya, aku buat sendiri film serial boneka “Si Unyil” ini di awal tahun 2011 dengan judul “Ayam Pak Raden”.
    Ini hanya obat rindu, sekaligus bukti kalau “anak bangsa” sangat menghargai karya besar film boneka si Unyil.
    berikut link videonya:

    semoga berkenan. Pak Raden….kami rinduuuuuu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s